Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Ditutup Melemah 0,18%, Saham Emiten Farmasi Dan Rumah Sakit “Auto Reject” Atas

Penulis : Parluhutan Situmorang
21 Jun 2021 | 16:27 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan
Karyawan melintas depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan ini ditutup melemah 10,87 poin (0,18%) menjadi 5.996,25. IHSG bergerak cukup fluktuatif dalam rentang 5.884,92-6.021,49 dengan nilai transaksi Rp 13,577 triliun.

Pelemahan indeks dipicu atas penurunan berbagai sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan melonjak 8,9%, transportasi dan logistil 1,15%, dan sektor consumer non cyclicals 0,61%. Sedangkan penurunan terdalam melanda 1,61%, consumcer cyclicals 1,73%, sektor properti dan real estat 1,54%.

Meski indeks melemah sebanyak 14 saham ini justru melonjak hingga auoro reject atas (ARA), yaitu didominasi saham emiten sektor farmasi dan rumah sakit PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC), PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAS), PT Kimia Farma Tbk (INAF), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Phapros Tbk (PEHA), PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA).

Lonjakan juga melanda sejumlah saham sektor perbankan buku II seperti saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) dan PTBank Harda Internasional Tbk (BBHI). Kenaikan harga saham juga didukung penguatan saham setkor teknologi, seperti saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD).

ADVERTISEMENT

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 4 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 47 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia