Jumat, 15 Mei 2026

IRRA Bertransformasi, Target Pertumbuhan Triple Digit

Penulis : S.R Listyorini
12 Des 2021 | 14:59 WIB
BAGIKAN
Itama Ranoraya Tbk
Itama Ranoraya Tbk

BANDUNG, Investor.id - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) berkomitmen untuk terus melakukan transformasi dan inovasi untuk mengejar pertumbuhan triple digit setiap tahunnya.

"Kami berpikir seperti startup, apa yang diperlukan pasar masa depan, itulah yang kami lakukan, bisa menjadi jawaban untuk kebutuhan industri kesehatan," kata Henry F Jusuf, Director Strategy and Relations PT Itama Ranoraya Tbk dalam webinar bertema "Future Prospects Jakarta Composite Index in 2022" yang diselenggarakan oleh D'Origin, komunitas investor dan analis pasar modal pada Sabtu (11/12/2021).

Pembiacara lain dalam webinar tersebut adalah pemerhati pasar modal, Edhi Pranasidhi, Nicko Yosafat, ekonom Ciptadana, Herwin Hidayat (Director/Investor Relations PT Bumi Resources Minerals Tbk), Umar Abdullah (Komisaris Independen PT Armada Berjaya Trans Tbk), Adelia Auliyanti (Corporate Secretary PT PP Presisi Tbk) dan Putri Retno Ali (Corporate Secretary PT Widodo Makmur Perkasa Tbk). Acara ini dipandu oleh Cynthia Nadeak dari D'Origin.

Henry F Jusuf menjelaskan transformasi perusahaan 2020-2024, untuk mengejar pertumbuhan triple digit.

ADVERTISEMENT

1. Fase pertama, dimulai dari perusahaan yang mendistribusi alat-alat kesehatan.

2. Fase kedua tahap manufacturing dan innovation dengan membuat jarum suntik.

3. Fase ketiga: create shareholders value, melakukan kerjasama dengan laboratorium.

4. Fase keempat: mempersiapkan platform dengan membuat aplikasi medical devices, e-healthcare services dan big data. IRRA akan membuat ekosistem terkait dengan kebutuhan alat-alat kesehatan.

Medical devices adalah alat alat yang digunakan untuk melakukan pencegahan, diagnosa atau pemberian treatment terhadap suatu penyakit dan untuk mendeteksi, mengembalikan dan melakukan pengkoreksian terhadap suatu gejala atau melakukan proses penyesuaian untuk beberapa tujuan penyembuhan.

Menurut Henry F Jusuf, masa depan industri kesehatan adalah telemedecine. Untuk itu, IRRA menyiapkan ekosistemnya dengan mengejar pertumbuhan organik dan anorganik, kalau perlu mencaplok perusahaan yang bisa bersinergi.

Belum lana ini, emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) melakukan perjanjian pengikatan jual beli saham bersyarat (PPJB) untuk pembelian atau akuisisi PT Oneject Indonesia (Oneject). 

Pasca akuisisi, IRRA akan menjadi pemegang saham mayoritas di Oneject dengan porsi kepemilikan mencapai 51%. Akuisisi ini merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk menjadi manufacturing high tech di sektor kesehatan.

"Kami memikirkan produk-produk yang relevan karena perkembangan dunia kesehatan sangat pesat," ujarnya. Sebagai contoh, rapid test sekarang ini sudah menjadi life style. "Rapid test tak hanya untuk Covid, tetapi juga penyalit TBC, dan lainnya.

Menurut dia, pada Q3 penjualan rapid test mejadi tren baru. Rumah sakit banyak melakukan rapid test sebelum ke laboratorium. IRRA ingin menjadi center of excellence dengan memproduksi rapid test untuk kebutuhan dalam negeri, juga ekspor.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 45 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia