Jumat, 15 Mei 2026

Pengumuman! Air Asia (CMPP) Tambah Free Float dalam Waktu Dekat

Penulis : Muawwan Daelami
3 Jan 2022 | 19:03 WIB
BAGIKAN
Air Asia. Foto: airasia.com
Air Asia. Foto: airasia.com

JAKARTA, investor.id - PT Air Asia Indonesia Tbk (CMPP) berencana menambah jumlah saham yang beredar di publik (free float) dalam waktu dekat. Air Asia juga akan memperbaiki kondisi perusahaan.

“Rencana penambahan free float untuk memenuhi ketentuan V.1 Peraturan Bursa Nomor I-A. Saat ini dalam proses finalisasi,” jelas Head of Corporate Secretary Air Asia Indonesia Indah Permatasari Saugi dalam keterangan tertulis, Senin (3/1).

Dia juga menyampaikan bahwa perseroan masih akan memaksimalkan upaya pemulihan kinerja keuangan selama pandemi Covid-19. Sejak September 2021, perseroan kembali mengoperasikan penerbangan komersial dan secara berkala berencana membuka semua rute yang sebelumnya dioperasikan Air Asia Indonesia.

Adapun rute penerbangan domestik yang kini mulai dibuka adalah Jakarta-Bali PP (28 kali seminggu), Jakarta-Lombok PP (7 kali seminggu), Jakarta-Medan PP (14 kali seminggu), Jakarta-Padang PP (7 kali seminggu), Jakarta-Pontianak PP (7 kali seminggu), Jakarta-Pekanbaru PP (4 kali seminggu), Bali-Bandung PP (7 kali seminggu), Bali-Surabaya PP (4 kali seminggu), dan Medan-Yogyakarta PP (3 kali seminggu).

ADVERTISEMENT

Selain itu, untuk meningkatkan permintaan layanan penerbangan yang sebelumnya rendah, perseroan juga memberikan kebijakan untuk menambah jatah bagasi terdaftar gratis dari sebelumnya 15 kg menjadi 20 kg per penumpang untuk pemesanan baru di platform Air Asia SuperApp dan semua agen penjualan tiket Air Asia.

Adapun pemberlakukan pembatasan perjalanan internasional melalui penerapan berbagai persyaratan dan ketentuan masuk oleh negara asal maupun tujuan masih menjadi kendala utama perseroan. Hal ini terjadi sejak awal pandemi dan sangat dipengaruhi oleh dinamika perkembangan kasus dunia dan kekhawatiran penyebaran virus Covid-19 varian baru.

Karenanya, saat ini perseroan fokus pada keberlangsungan dan pemulihan kinerja perseroan dengan memaksimalkan berbagai peluang bisnis yang ada seperti kargo dan charter, meluncurkan sejumlah aktivitas promosi, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan permintaan perjalanan.

Perseroan juga masih terus menerapkan kebijakan cost containment di beberapa lini dan melakukan negosiasi ulang biaya dengan para supplier dan stakeholder yang berhubungan dengan operasional perseroan untuk memaksimalkan pengelolaan biaya.

Perseroan berharap bisnis Air Asia Indonesia dapat segera pulih sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam memulihkan perekonomian masyarakat sebagai sarana transportasi udara pilihan yang terjangkau untuk berbagai kebutuhan perjalanan dan pengangkutan komoditas saat nantinya situasi telah membaik.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia