Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sebanyak enam mata uang kripto memiliki kapitalisasi pasar paling besar pada 2022.(ist)

Sebanyak enam mata uang kripto memiliki kapitalisasi pasar paling besar pada 2022.(ist)

Kapitalisasi Pasar

Ini Enam Mata Uang Kripto Paling Top

Senin, 10 Januari 2022 | 05:00 WIB
F Rio Winto (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Sebanyak enam mata uang kripto memiliki kapitalisasi pasar paling besar pada 2022. Salah satu cara untuk mengetahui potensi profit aset kripto pada masa depan adalah dengan melihat nilai total kapitalisasi pasarnya.

“Pertama, Bitcoin (BTC) dengan kapitalisasi pasar US$ 795 miliar. Bitcoin yang dibuat pada 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto merupakan jenis kripto yang kali pertama diperkenalkan ke publik. Bitcoin banyak diburu para penambang dan juga dianggap paling aman,” kata CEO Indodax Oscar Darmawan dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Senin, 10 Januari 2022.

Sama halnya seperti jenis uang kripto lainnya, Bitcoin beroperasi dengan mengandalkan teknologi blockchain, atau sebuah buku besar (ledger) yang berisikan transaksi-transaksi yang tersebar pada jaringan ribuan komputer.

Harganya melambung tinggi hingga ribuan persen dengan kapitalisasi pasar saat ini mencapai kurang lebih US$ 795 miliar. Sebagai contoh, pada Mei 2016, Bitcoin dapat dibeli sekitar US$ 500. Namun pada 3 Januari 2022, satu koin Bitcoin dihargai lebih dari US$ 46.000, naik sekitar 9.200%.

Kedua, kata Oscar, adalah Ethereum (ETH) dengan kapitalisasi pasar US$ 384 miliar. ETH dianggap sebagai program favorit para pengembang dikarenakan adanya sejumlah aplikasi potensialnya, seperti smart contract (kontrak pintar) dan NFT (Non-Fungible Token).

ETH juga dilaporkan mengalami kenaikan nilai yang sangat signifikan. Saat ini, kapitalisasi pasarnya sudah mencapai sekitar US$ 384 miliar. Misalnya, pada April 2016, harga per koin ETH sebesar US$ 11 saja. Namun, pada awal Januari 2022, sudah mencapai US$ 3.700, artinya terdapat kenaikan lebih dari 33.500%.

Ketiga, Tether (USDT) dengan kapitalisasi pasar US$ 78 miliar “Token Tether yang dikembangkan oleh BitFinex bursa kripto, mulai diperdagangkan pada Februari 2015, yang awalnya bernama RealCoin. Tidak seperti jenis mata uang kripto lainnya, Tether adalah sebuah koin stabil. Koin ini disokong oleh mata uang seperti US dollar dan Euro. Hal ini menjadikan nilainya lebih konsisten dibandingkan jenis uang kripto lainnya dan banyak dipilih oleh para investor,” kata Oscar.

Keempat, Binance Coin (BNB) dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$ 75 miliar. Binance Coin merupakan sebuah bentuk dari mata uang kripto yang dapat digunakan untuk melakukan trading dan membayar biaya-biaya pada Binance, salah satu dari exchange Crypto terbaik di dunia.

Diluncurkan pada 2017, Binance Coin juga dapat digunakan untuk mendukung transaksi-transaksi dan bahkan memesan pengaturan perjalanan. Koin ini dianggap sebagai salah satu mata uang kripto terbaik untuk dibeli pada Januari 2022.

Harga Binance Coin pada 2017 silam hanya sekitar US$ 0,10 saja, tapi hingga 3 Januari 2022 ini, harganya sudah menyentuh US$ 520, dengan kenaikan sekitar 520.000%.

Kelima, Solana (SOL) dengan kapitalisasi pasar US$ 43 miliar. Solana adalah salah satu jenis mata uang kripto paling populer di antara puluhan ribu koin digital yang ada. Platform mata uang kripto dinamakan dengan Solana, sementara unit individualnya dinamakan dengan sol.

Diciptakan oleh Anatoly Yakovenko, Solana beroperasi pada jaringan komputer terdesentralisasi dengan menggunakan sebuah ledger dinamakan blockchain. Data base pada blockchain ini mengelola dan melacak mata uang, dan secara efektif mencatat setiap transaksi yang telah terjadi.

Ketika Solana diluncurkan pertama kalinya pada 2020 lalu, harganya sekitar US$ 0,77. Namun nilainya melesat jauh menjadi sekitar US$ 171 dengan keuntungan lebih dari 22.000%.

Keenam, USD Coin (USDC) dengan kapitalisasi pasar US$ 39 miliar. Jenis mata uang kripto di posisi terakhir dengan kapitalisasi terbesar adalah USD Coin. USDC bisa dikatakan sebagai koin yang stabil. Karena itu, dapat dikatakan setiap USDC disokong oleh US$ 1 atau aset yang setara dengan nilainya yang ditahan pada rekening-rekening bank yang teregulasi oleh institusi-institusi finansial AS.

USD Coin juga dapat disebut sebuah token Ethereum, yang dapat disimpan pada sebuah dompet/wallet yang sesuai untuk koin Ethereum. Sama seperti halnya nilai Tether, USD Coin juga dihargai US$ 1 sama seperti saat awal peluncurannya hingga saat ini. Dikarenakan total nilai kapitalisasi pasarnya yang besar, investasi pada USD Coin dapat dianggap cukup menjanjikan.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN