Pilarmas: Invasi Rusia-Ukraina Jadi Perhatian, IHSG Berpeluang Melemah
JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang melemah akibat invasi Rusia-Ukraina yang masih jadi perhatian pada perdagangan Jumat (25/2). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada 6.774 - 6.866.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai berdasarkan analisa teknikal, saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah terbatas dan ditradingkan pada level 6.774 - 6.866. “Tapi ada suatu tanda bahwa akan munculnya rebound, jadi amati dan cermati ya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya.
Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut ditengah situasi dan kondisi invasi Rusia ke Ukraina, harga minyak lagi lagi mengalami kenaikkan seperti yang diprediksikan. Minyak Brent sempat mengalami kenaikkan hingga ke level US$ 105,79 tidak lama setelah invasi Rusia dilakukan. Namun, tidak begitu lama untuk kembali turun ke level $99. Biden sejauh ini sudah memberikan sanksi terhadap Rusia terhadap lima bank besar di Rusia, namun Amerika sejauh ini hanya memberikan sanksi hanya terhadap perbankan, untuk sanksi terhadap energi masih belum diberikan.
Eskalasi telah memberikan kekhawatiran bahwa pasokan minyak di seluruh dunia akan gagal untuk mengimbangi pemulihan permintaan yang terus menguat karena dibukanya kembali aktivitas perekonomian. “Kami sendiri menyakini pemirsa, bahwa Amerika cukup khawatir untuk memberikan sanksi terkait dengan minyak karena akan mendorong harga minyak mengalami kenaikkan dan mendorong inflasi semakin tidak terkendali,” papar Pilarmas Investindo Sekuritas.
Namun lagi lagi pemirsa, ketika pihak Barat memberikan Sanksi terhadap Rusia, tentu saja mereka tidak ingin mengorbankan perekonomian mereka sendiri untuk melakukannya. Ingat, alasannya seperti yang sudah kita bahas tadi ya. Inggris juga memberikan sanksi yang terbesar yang pernah ada terhadap Rusia. Inggris memberikan Sanksi terhadap bank negara, miliarder dan maskapai penerbangan nasional sebagai tanggapan atas apa yang dilakukan oleh Rusia ke Ukraina. Hukuman terus diperluas ke Belarus dimana dijadikan tempat untuk menampung pulihan ribu tentara Rusia.
Sanksi terbaru bahwa menargetkan perusahaan yang membangun pipa gas Nord Stream 2 dari Rusia ke Jerman, sebagai salah satu Sanksi tambahan berikutnya. Namun ingat, Rusia juga sudah mengatakan bahwa apabila ada negara yang mengganggu aksinya, maka Rusia memberikan peringatan akan mendapatkan konsekuensi yang tidak akan mereka lupakan.
“Mimpi ini bukan lagi masalah Ukraina kalau kami melihatnya pemirsa, tapi seperitnya Putin ingin membangun kembali Uni Soviet, yang dimana keinginannya tersebut berbeda sekali dengan situasi dan kondisi tatanan dunia saat ini,” jelas Pilarmas Investindo Sekuritas.
Pada perdagangan Kamis (24/2), IHSG melemah -102 poin atau -1,48% menjadi 6.817. Sektor trasnportation & logistic, financials, consumer cylicals, technology, basic materials, properties & real estate, infrastructures, consumer non cylicals, healthcare bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG kali ini. Investor asing di seluruh pasar membukukan pembelian bersih sebesar Rp 894 miliar.
Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham untuk dicermati pada perdagangkan hari ini, yaitu TINS, ELSA, LSIP, MYOR, UNTR.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






