Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: Invasi Rusia-Ukraina Jadi Perhatian, IHSG Berpeluang Melemah

Penulis : Indah Handayani
25 Feb 2022 | 07:45 WIB
BAGIKAN
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang melemah akibat invasi Rusia-Ukraina yang masih jadi perhatian pada perdagangan Jumat (25/2). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada 6.774 - 6.866.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai berdasarkan analisa teknikal, saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah terbatas dan ditradingkan pada level 6.774 - 6.866. “Tapi ada suatu tanda bahwa akan munculnya rebound, jadi amati dan cermati ya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut ditengah situasi dan kondisi invasi Rusia ke Ukraina, harga minyak lagi lagi mengalami kenaikkan seperti yang diprediksikan. Minyak Brent sempat mengalami kenaikkan hingga ke level US$ 105,79 tidak lama setelah invasi Rusia dilakukan. Namun, tidak begitu lama untuk kembali turun ke level $99. Biden sejauh ini sudah memberikan sanksi terhadap Rusia terhadap lima bank besar di Rusia, namun Amerika sejauh ini hanya memberikan sanksi hanya terhadap perbankan, untuk sanksi terhadap energi masih belum diberikan.

ADVERTISEMENT

Eskalasi telah memberikan kekhawatiran bahwa pasokan minyak di seluruh dunia akan gagal untuk mengimbangi pemulihan permintaan yang terus menguat karena dibukanya kembali aktivitas perekonomian. “Kami sendiri menyakini pemirsa, bahwa Amerika cukup khawatir untuk memberikan sanksi terkait dengan minyak karena akan mendorong harga minyak mengalami kenaikkan dan mendorong inflasi semakin tidak terkendali,” papar Pilarmas Investindo Sekuritas.

Namun lagi lagi pemirsa, ketika pihak Barat memberikan Sanksi terhadap Rusia, tentu saja mereka tidak ingin mengorbankan perekonomian mereka sendiri untuk melakukannya. Ingat, alasannya seperti yang sudah kita bahas tadi ya. Inggris juga memberikan sanksi yang terbesar yang pernah ada terhadap Rusia. Inggris memberikan Sanksi terhadap bank negara, miliarder dan maskapai penerbangan nasional sebagai tanggapan atas apa yang dilakukan oleh Rusia ke Ukraina. Hukuman terus diperluas ke Belarus dimana dijadikan tempat untuk menampung pulihan ribu tentara Rusia.

Sanksi terbaru bahwa menargetkan perusahaan yang membangun pipa gas Nord Stream 2 dari Rusia ke Jerman, sebagai salah satu Sanksi tambahan berikutnya. Namun ingat, Rusia juga sudah mengatakan bahwa apabila ada negara yang mengganggu aksinya, maka Rusia memberikan peringatan akan mendapatkan konsekuensi yang tidak akan mereka lupakan.

“Mimpi ini bukan lagi masalah Ukraina kalau kami melihatnya pemirsa, tapi seperitnya Putin ingin membangun kembali Uni Soviet, yang dimana keinginannya tersebut berbeda sekali dengan situasi dan kondisi tatanan dunia saat ini,” jelas Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pada perdagangan Kamis (24/2), IHSG melemah -102 poin atau -1,48% menjadi 6.817. Sektor trasnportation & logistic, financials, consumer cylicals, technology, basic materials, properties & real estate, infrastructures, consumer non cylicals, healthcare bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG kali ini. Investor asing di seluruh pasar membukukan pembelian bersih sebesar Rp 894 miliar.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham untuk dicermati pada perdagangkan hari ini, yaitu TINS, ELSA, LSIP, MYOR, UNTR.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia