Jumat, 15 Mei 2026

Saham Pilihan untuk Trading 25 Februari dan Target Harganya

Penulis : Indah Handayani
25 Feb 2022 | 08:29 WIB
BAGIKAN
Karyawan melihat monitor saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi:  Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melihat monitor saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id – Pada perdagangan Jumat (25/2), analis kompak memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan melemah. IHSG sempat melemah lebih dari -2% ke 6.758,86 pada kemarin. Akan tetapi, IHSG memangkas pelemahan dan ditutup -1.47% ke 6.817,82 di Kamis (24/2). Hal tersebut sejalan dengan berlanjutnya net buy investor Asing sepanjang Kamis (24/2).

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 33,223.83 (+0.28%), NASDAQ ditutup 13,473.58 (+3.34%), S&P 500 ditutup 4,288.70 (+1.50%). Wall Street berakhir naik tajam pada perdagangan Kamis. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meluncurkan sanksi baru yang keras terhadap Rusia setelah Moskow memulai invasi ke Ukraina.

Sebelumnya ketiga index sempat turun pada awal perdagangan. Setelah berkonsultasi dengan rekan-rekan dari negara-negara Kelompok Tujuh, Biden mengumumkan langkah-langkah untuk menghambat kemampuan Rusia melakukan bisnis dalam mata uang utama dunia, bersama dengan sanksi terhadap bank dan perusahaan milik negara tersebut.

ADVERTISEMENT

Saham Asia-Pasifik naik pada hari Jumat karena investor menilai konflik Rusia-Ukraina menyusul kebangkitan besar-besaran di Wall Street semalam. Nikkei 225 Jepang naik 1,05%, sedangkan Topix naik 0,33%. S&P/ASX 200 di Australia naik 0,4% Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 1,79% menjadi US$ 94,47 per barel di perdagangan Asia pada hari Jumat.

Minyak memangkas kenaikan pada hari Kamis setelah naik lebih dari 8% di tengah berita serangan Rusia. WTI menetap 0,77% lebih tinggi pada US$ 92,81 per barel, sementara minyak mentah Brent berjangka naik 2,3% menjadi menetap di US$ 99,08 per barel. Emas spot, yang secara tradisional merupakan tempat berlindung yang aman di saat ketidakpastian, terakhir diperdagangkan pada US$ 1.905,56, naik 0,13%.

Melihat berbagai hal tersebut, beberapa analis memberikan rekomendasi saham pilihan untuk trading pada 25 Februari dan target harganya.

Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham-saham pilihan, yaitu

LSIP

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 1.470

Target Harga : 1.520

Stop loss/reversal : 1.450

Support: 1.450

Resistance: 1.520

AALI

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 11.600

Target Harga : 12.000

Stop loss/reversal : 11.400

Support: 11.400

Resistance: 12.000

ANTM

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 2.220

Target Harga : 2.300

Stop loss/reversal : 2.190

Support: 2.190

Resistance: 2.300

PTBA

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 3.170

Target Harga : 3.250

Stop loss/reversal : 3.100

Support: 3.100

Resistance: 3.250

ITMG

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 26.975

Target Harga : 28.000

Stop loss/reversal : 26.500

Support: 26.500

Resistance: 28.000

ADRO

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 2.480

Target Harga : 2.580

Stop loss/reversal : 2.350

Support: 2.450

Resistance: 2.580

UNTR

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 25.200

Target Harga : 26.500

Stop loss/reversal : 24.800

Support: 24.800

Resistance: 26.500

INDY

Rekomendasi : Speculative buy

Harga Penutupan : 2.240

Target Harga : 2.310

Stop loss/reversal : 2.200

Support: 2.200

Resistance: 2.310

Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu

TINS

Last Price : 1.615

Support : 1.570

Resistance : 1.680

ELSA

Last Price : 328

Support : 312

Resistance : 350

LSIP

Last Price : 1.470

Support : 1.425

Resistance : 1.520

MYOR

Optimistis kinerja perusahaan akan terus bertumbuh di tahun ini.

Last Price: 1.735

PER: 29,80 x

PBV: 3,43x

Support: 1.695

Resistance: 1.785

Target: 1.700 (short term) 1.500 (long term)

Exit: 1.850

UNTR

Catatkan penjualan 530 unit alat berat, naik 146% dari penjualan di periode yang

sama tahun lalu sebesar 215 unit.

Last Price: 25.200

PER: 8,95x

PBV : 1,32x

Support: 24.975

Resistance: 25.550

Target:25.400 (short term) 34.600 (long term)

Exit:22.900 (short term) 18.500(long term)

Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia merekomendasaikan saham-saham pilihan yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini, yaitu

BBCA

Mengalami koreksi dan Kembali ke rentang tren konsolidasi

Target Price: 8.200 – 8.300

Entry Level: 7.950 – 8.050

Stop Loss: 7.900

ADRO

Breakout resistance dengan volume yang cukup tinggi. Berpotensi melanjutkan penguatan. Target Price/Entry Level/Stop Loss upgraded.

Target Price: 2.550 – 2.600

Entry Level: 2.420 -2.470

Stop Loss: 2.400

ASII

Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic melebar setelah membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan.

Target Price: 5.850 – 5.950

Entry Level: 5.650 – 5.725

Stop Loss: 5.600

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia