Jumat, 15 Mei 2026

Cihuy, IHSG Dibuka Ngacir di Zona Hijau

Penulis : Indah Handayani
25 Feb 2022 | 09:05 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah -102 poin atau -1,48% menjadi 6.817, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka ngacir di zona hijau pada perdagangan sesi I, Jumat (25/2). IHSG naik 7,55 poin (0,11%) di level 6.825,37.

Tercatat sebanyak 111,24 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 189,32 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 8,943 kali transaksi. Sebanyak 20 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 5 saham terkoreksi, dan 20 saham stagnan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 33,223.83 (+0.28%), NASDAQ ditutup 13,473.58 (+3.34%), S&P 500 ditutup 4,288.70 (+1.50%). Wall Street berakhir naik tajam pada perdagangan Kamis. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meluncurkan sanksi baru yang keras terhadap Rusia setelah Moskow memulai invasi ke Ukraina.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya ketiga index sempat turun pada awal perdagangan. Setelah berkonsultasi dengan rekan-rekan dari negara-negara Kelompok Tujuh, Biden mengumumkan langkah-langkah untuk menghambat kemampuan Rusia melakukan bisnis dalam mata uang utama dunia, bersama dengan sanksi terhadap bank dan perusahaan milik negara tersebut.

Saham Asia-Pasifik naik pada hari Jumat karena investor menilai konflik Rusia-Ukraina menyusul kebangkitan besar-besaran di Wall Street semalam. Nikkei 225 Jepang naik 1,05%, sedangkan Topix naik 0,33%. S&P/ASX 200 di Australia naik 0,4% Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 1,79% menjadi US$ 94,47 per barel di perdagangan Asia pada hari Jumat.

Minyak memangkas kenaikan pada hari Kamis setelah naik lebih dari 8% di tengah berita serangan Rusia. WTI menetap 0,77% lebih tinggi pada US$ 92,81 per barel, sementara minyak mentah Brent berjangka naik 2,3% menjadi menetap di US$ 99,08 per barel. Emas spot, yang secara tradisional merupakan tempat berlindung yang aman di saat ketidakpastian, terakhir diperdagangkan pada US$ 1.905,56, naik 0,13%.

Prediksi Analis

Phintraco Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pasca sell-off kemarin, berpotensi rebound di perdagangan akhir pekan (25/2). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance 6.850, pivot 6.830, dan support 6.780

IHSG sempat melemah lebih dari -2% ke 6.758,86 pada kemarin. Akan tetapi, IHSG memangkas pelemahan dan ditutup -1.47% ke 6.817,82 di Kamis (24/2). Hal tersebut sejalan dengan berlanjutnya net buy investor Asing sepanjang Kamis (24/2).


Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpotensi technical rebound ke kisaran 6.850-6.875 di Jumat (25/2). Pelaku pasar dapat perhatikan potensi rotasi dari saham komoditas yang menguat signifikan ke saham-saham bluechip atau yang tertekan cukup dalam di Kamis (24/2), seperti BBNI, BBCA, BMRI, BBRI dan TLKM. Saham komoditas yang masih berpotensi menguat diantaranya LSIP, SIMP, SSMS dan ADRO.

Menurut Phintraco Sekuritas, sksi jual di Kamis siang (24/2) dipicu oleh kabar operasi militer Rusia ke Ukraina. Hal tersebut mempengaruhi psikologis pasar yang memicu aksi panic selling. Akan tetapi, dampak langsung ke ekonomi Indonesia dari eskalasi konflik tersebut diperkirakan sangat terbatas. Pasalnya, Rusia dan Ukraina bukan merupakan mitra dagang utama Indonesia.

“Nilai ekspor ke Rusia dan Ukraina di Januari 2022 setara dengan 0,92% dan 0,03% dari total nilai ekspor Indonesia di periode tersebut,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia