Jumat, 15 Mei 2026

Delegasi Senegal Kunjungi Pabrik WIKA, Ada Apa?

Penulis : Muawwan Daelami
7 Apr 2022 | 23:31 WIB
BAGIKAN
Kunjungan delegasi Senegal ke Plant Assembly WIMA (produk Gesits) milik WIKA. (Foto: IST)
Kunjungan delegasi Senegal ke Plant Assembly WIMA (produk Gesits) milik WIKA. (Foto: IST)

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menerima kunjungan kerja Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Senegal beserta rombongan di Plant Assembly Wika Industri Manufaktur (WIMA) dan Showroom pabrik PT Wijaya Karya Industri Energi (Winner) di Kawasan Industri Wika.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Senegal Dindin Wahyudin menyampaikan, kehadirannya ke KIW bersama delegasi Senegal menjadi bukti keseriusan komitmen Indonesia-Senegal dalam mengurangi penggunaan energi fosil dan menggantinya dengan produk-produk berbasis energi baru terbarukan, seperti electric vehicle Gesits dan panel tenaga surya.

“Kami mendukung BUMN Go Global dan Wika sudah melaksanakan itu,” kata Dindin dalam keterangan tertulis, yang dikutip pada Kamis (7/4/2022).

ADVERTISEMENT

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menyambut positif kunjungan KBRI untuk Senegal dan delegasi Senegal. Melalui kunjungan tersebut, menurut dia, diharapkan dapat mendiskusikan berbagai peluang kerja sama yang dapat dilakukan ke depan.

“Agenda hari ini menjadi sangat positif untuk kerja sama Indonesia-Wika-Senegal dalam hal electric vehicle dan pengembangan energi terbarukan tenaga surya,” ujar Mahendra.

Usai berdiskusi, agenda dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke Plant Assembly WIMA (produk Gesits) dan Showroom pabrik Winner untuk melihat serangkaian produk berteknologi tinggi melalui pemanfaatan cahaya matahari menjadi energi listrik.

Sebelumnya, pada medio Maret lalu di Dakar, WIMA sebagai bagian dari Wika Group telah menjalin kerja sama dengan perusahaan Senegal, Laila Ndiaye Prima (LNP), dalam pengembangan pasar di kawasan Afrika Barat.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Direktur Utama WIMA Samyarto dengan Direktur LNP Makhtar Ndiaye dan disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Senegal Dindin Wahyudin, dan Direktur Utama Perseroan, Agung Budi Waskito.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Minister Konselor Ekonomi KBRI Senegal Nelson Simorangkir dan delegasi Senegal yang terdiri atas Pape Abdoulaye MBENGUE - Directeur Général PAMECAS, M. Thierno Ndiaye – Directeur Régional Senegal nord PAMECAS, Hamadou Balde – Directeur Regional du Développement Rural de Saint Louis Daniel Annerose, CEO Manobi Africa, dan Nikki Hsian Lee, Business Development Manobi Africa.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia