Jumat, 15 Mei 2026

Minta Restu Pemegang Saham, Indika (INDY) akan Divestasi Petrosea US$ 146,58 Juta

Penulis : Parluhutan Situmorang
14 Apr 2022 | 08:48 WIB
BAGIKAN
Indika Energy. Foto: DEFRIZAL
Indika Energy. Foto: DEFRIZAL

JAKARTA, Investor.id - PT Indika Energy Tbk (INDY) akan menjual sebanyak 704,01 juta saham atau setara dengan 69,80% saham PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai US$ 146,58 juta. Divestasi tersebut ditargetkan terealisasi paling lambat akhir Mei 2022.

Divestasi segera diwujudkan setelah mendapatkan restu pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUSPLB) perseroan pada 20 Mei 2022. Indika dengan pembelia saham PTRO sebelumnya telah menandatangani surat perjanjian jual beli saham berysarat (PJBS) yang efektif berlaku sejak 25 Februari 2022.

Manajemen Indika menyebutkan penjualan sham tersebut selara dengan strategi perseroan untuk mengurangi eksposur di bisnis batu bara, sehingga perseroan mendiversifikasi bisnis ke sektor usaha yang berkelanjutan, yaitu pada bisnis hijau dan mineral.

ADVERTISEMENT

Indika menyebutkan dana hasil penjualan akan dimanfaatkan untuk mendukung investasi baru yang terdiversifikasi seta manajemen liabilitas. Investasi akan dialokasikan pada aspek berkelanjutkan ke depan. Sedangkan Petrosea berkontribusi hingga 50% terhadap laba bersih konsolidasi perseroan.

Indika sebelumnya juga telah melepas kepemilikan sahamnya di melalui PT Indika Energy Infrastructure di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) kepada The China Navigation Co Pte Ltd dengan total keduanya sebesar 76,68%. Lalu, kepemilikan itu dialihkan semuanya kepada PT Galley Adhika Arnawarma yang diumumkan pada 8 Oktober 2021. Karena itu, saat ini komposisi kepemilikan saham MBSS adalah PT Galley Adihika Arnawarma 82,5% dan masyarakat 17,5%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia