Jumat, 15 Mei 2026

Target Harga Saham Saratoga (SRTG) Direvisi Naik, Apa Sebab?

Penulis : Parluhutan Situmorang
14 Apr 2022 | 09:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi. (Foto: IST)
Ilustrasi investasi. (Foto: IST)

JAKARTA, Investor.id - RHB Sekuritas Indonesia merevisi naik target harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menjadi Rp 4.100 dengan rekemendasi dipertahankan beli. Revisi naik tersebut sejalan dengan kenaikan harga sejumlah saham portofolio yang dipegang perseroan.

Sebagaimana diketahui Saratoga berinvestasi di sejumlah perusahaan, seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Merdeka Copper Golds Tbk (MDKA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

RHB Sekuritas menyebutkan bahwa rencan aksi korporasi Adaro Energy untuk berinvetasi pada smelter aluminium dengan target operasi tahun 2025-2026 menjadi sentimen positif terhadap penguat harga saham tersbeut dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga saham ADRO juga didukung penguatan harga batu bara dalam beberapa bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

Begitu juga dengan Merdeka Copper menunjukkan tren kenaikan harga saham, seiring dengan diversifikasi bisnis mineral ke luar emas. Nantinya perseroan akan menyeimbangkan sumber pendapatan dari bisnis tambang emas dan mineral lainnya.

Peningkatan target harga saham SRTG, tulis RHB Sekuritas, didukung upaya manajemen untuk meningkatkan invetasi pada saham yang ramah lingkungan. Di antaranya, perseroan telah menambah kepemilikan saham di PT Aneka Gas Tbk (AGII). Perseroanjuga menambah investasi pada sejumlah startups, seperti Xurya, City Vision, dan beberapa investsi di teknologi infrastruktur.

RHB Sekuritas memperkirakan peningkatan pendapatan perseroan menjadi Rp 13,10 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 10,13 triliun. Sedangkan laba bersih diperkirakan meingkat dari Rp 9,97 triliun menjadi Rp 12,96 triliun.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia