Kenaikan Suku Bunga Menekan Laju Inflasi,Emas Kembali Tertekan
JAKARTA, investor.id - Harga emas melemah ke zona US$ 1.949.84 per troy ons. Pada Rabu (20/04/2022) pagi ini harga emas kembali melemah dengan pergerakan 1,45% dibandingkan dengan perdagangan hari kemarin. Melemahnya harga emas dipicu oleh Dolar AS yang menguat dan naiknya yield surat utang Pemerintah Amerika Serikat.
Pernyataan Presiden The Fed St Louis James Bullard yang memberikan saran untuk menaikan suku bunga menjadi 3.5% pada akhir tahun 2022. The Fed merencanakan kenaikan suku bunga dalam menekan laju inflasi. Kenaikan suku bunga sangat mempengaruhi pergerakan harga emas sebagai aset safe-haven.
Saat Dolar AS menguat dan yield surat utang pemerintah AS naik, memberi tekanan pada harga emas karena sebagai aset safe haven emas tidak memberikan return yang baik dan membuat para investor lebih tertarik berinvestasi pada produk keuangan yang memberikan return yang baik.
Berdasarkan riset ICDX, Rabu siang, harga emas turun dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.928,45 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.961,42. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.916.10 hingga ke areal US$ 1.891,88 , sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.975,23 hingga ke areal US$ 1.996,48.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






