Jumat, 15 Mei 2026

Analis: Pendapatan Lippo Karawaci (LPKR) di Tahun 2021 Melebihi Proyeksi Pasar

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Apr 2022 | 18:37 WIB
BAGIKAN
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Foto: Beritasatu/Wikimedia.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Foto: Beritasatu/Wikimedia.

JAKARTA, investor.id – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan, membukukan pendapatan Rp 16,53 triliun pada 2021, tumbuh 38% yoy (year on year) dari Rp 11,96 triliun pada tahun 2020.

Analis PT Mandiri Sekuritas Robin Sutanto dalam riset terbarunya menyampaikan bahwa realisasi pendapatan LPKR di tahun 2021 merefleksikan 113% target konsensus yang memprediksi pendapatan sebesar Rp14,58 triliun. "Pendapatan LPKR di tahun 2021 yang mencapai nilai Rp 16,53 triliun melampaui proyeksi konsensus analis Rp 14,58 triliun," paparnya dikutip Rabu (20/4/2022).

Robin juga memprediksi fundamental permintaan properti akan tetap solid pada tahun 2022 seiring dengan hadirnya sejumlah insentif seperti pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) yang berlaku hingga September 2022, perpanjangan kebijakan uang muka 0% hingga akhir Desember 2022, dan masih terjaganya bunga kredit kepemilikan rumah (KPR).

ADVERTISEMENT

CEO LPKR John Riady menyatakan, kemajuan industri properti yang merupakan salah satu lokomotif ekonomi nasional juga didukung oleh regulasi serta insentif dari pemerintah.

“Suku bunga kredit pemilikan hunian juga mengalami penurunan sehingga turut mendorong minat pembelian melalui KPR. Dari sisi pasar, stimulus pemerintah untuk industri properti membuat konsumen lebih percaya diri untuk membeli properti,” ujarnya.

"Selain bisnis di sektor properti hunian dan layanan kesehatan, kami juga melihat peningkatan kinerja mal, hotel, dan bisnis LPKR lainnya pada akhir tahun 2021. Saat ini, kami berada di posisi yang baik untuk mengembangkan hasil 2021 dalam melangkah menuju tahun 2022," paparnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 52 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 56 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia