Jajaran Saham-saham Cetak Cuan Besar, Termasuk BRMS, BBHI, dan BUMI
JAKARTA, investor.id – Dibuka ambles 18,68 poin (0,27%) di level 7.031, IHSG tenggelam di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (15/6/2022). IHSG terpuruk 72,91 poin (1,03%) di level 6.976,9. IHSG bergerak memerah di rentang 6.966-7.086 selama sesi I.
Pada saat sesi I ditutup di zona merah, ada jajaran saham yang mencetak cuan terbesar. Saham-saham tersebut adalah PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Berdasarkan data RTI, ESTI naik 21,88%. Disusul, BRMS meningkat 16,67%, BBHI naik 14,69%, SCMA terkerek 6,19%, dan BUMI naik 5,36%.
Sebaliknya, ada lima sahamnya berjatuhan harganya di sesi I perdagangan. Kelimanya yaitu PT Sigma Energy Compresindo Tbk (SICO) jatuh 6,88%, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) anjlok 6,8%, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) turun 6,75%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) jatuh 6,68%, dan PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) turun 6,67%.
Pada penutupan Sesi I, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) mencapai Rp 434,8 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual investor asing (net sell) adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 122,2 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebanyak Rp 101 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencapai Rp 48,9 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) sebesar Rp 28,6 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) mencapai Rp 25,6 miliar.
Pada saat IHSG sejam diperdagangkan, bursa saham Asia bergerak mixed. Nikkei (Jepang) terkoreksi 0,86%. Sedangkan, Hang Seng (Hong Kong) naik 1,42%, Straits Time (Singapura) melonjak 0,62%, dan Shanghai (Tiongkok) meningkat 1,41%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






