Jumat, 15 Mei 2026

Net SellRp 434,8 M, Investor Asing Banyak Lepas BBCA Hingga TLKM

Penulis : Indah Handayani
15 Jun 2022 | 12:03 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id – Dibuka ambles 18,68 poin (-0,27%) di level 7.031, IHSG tenggelam di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (15/6/2022). IHSG terpuruk 72,91 poin (-1,03%) di level 6.976,9 IHSG bergerak memerah di rentang 6.966-7.086 selama sesi I.

Pada penutupan Sesi I, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) mencapai Rp 434,8 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual investor asing (net sell) adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Asing mengoleksi saham BBCA dengan net sell sebesar Rp 122,2 miliar. Harga BBCA turun Rp 100 (1,35%) menjadi Rp 7.300. Kemudian, TLKM sebesar Rp 101 miliar, harga TLKM turun Rp 70 (1,7%) menjadi Rp 4.040.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, asing menjual saham BBNI dengan net sell Rp 48,9 miliar. Harga BBNI jatuh Rp 50 (0,6%) ke posisi Rp 8.225. Selain itu, saham ARTO dengan net sell Rp 65,3 miliar, tapi harga sahamnya naik Rp 25 (0,27%) menjadi Rp 9.125. Terakhir, saham ASII sebesar Rp 25,6 miliar. Harganya juga jatuh Rp 250 (3,58%) menjadi Rp 6.725.

Pada saat bersamaan, saham-saham yang paling banyak diborong investor asing atau net buy adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 65,6 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebnayak Rp 36,5 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 31,1 miliar, PT Chanmp Resto Indonesia Tbk (ENAK) mencapai Rp 11,5 miliar, dan PT Link Net Tbk (LINK) sebesar Rp 11,2 miliar.

Pada saat IHSG sejam diperdagangkan, bursa saham Asia bergerak mixed. Nikkei (Tokyo) terkoreksi 0,86%. Sedangkan, Hang Seng (Hong Kong) naik 1,42%, Straits Time (Singapura) melonjak 0,62%, dan Shanghai (Tiongkok) meningkat 1,41%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia