Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: IHSG Melemah, Lima Saham Pilihan Ini Malah Berpotensi Cuan

Penulis : Indah Handayani
23 Jun 2022 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG bergerak melemah pada perdagangan Kamis (23/6/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.916 – 7.131. Lima saham pilihan ini malah berpotensi cuan, diantaranya INDF. 

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas. Pelaku pasar dan investor masih akan tertuju terhadap pertemuan Powell hari ke 2 dan ekonomi di kawasan Eropa,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Kamis (23/6/2022).

Pada perdagangan Rabu (22/6/2022), IHSG ditutup melemah sebesar -59 poin atau -0,85% ke level 6.984. Sektor basic material, financials, technology, industrial, healthcare, infrastructure, energy, transportation & logistic, properties & real estate, consumer cyclicals bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG hari ini. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 139 miliar.

ADVERTISEMENT

Dalam kesaksian Powell di hari pertama di depan Komite Perbankan Senat kemarin, Powell juga mengatakan kepada para pejabat bahwa The Fed akan berusaha untuk mengantisipasi kenaikkan tingkat suku bunga yang terjadi saat ini dengan tepat, sehingga dapat mendinginkan tekanan inflasi yang terpanas dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Powell juga mengatakan bahwa inflasi memberikan kejutan dengan mengalami kenaikkan dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, dan kejutan tentu saja dapat terjadi lebih lanjut.

“Kami sebetulnya cukup tersenyum simpul ketika mendengar perkataan Powell semalam, dimana saat ini situasi dan kondisinya memang kita harus mengakui bahwa The Fed sudah ketinggalan kereta. Sehingga ditengah situasi dan kondisi dimana inflasi tidak mengalami penurunan, The Fed harus terseok seok mengejar situasi dan kondisi tersebut untuk dapat mengendalikan inflasi," tambah Pilarmas Investindo Sekuritas. 

Hal ini yang berpotensi menurunkan kualitas ekonomi kala kenaikkan tingkat suku bunga lebih cepat dan lebih besar. Dan tentu saja, secara tidak langsung berpotensi menciptakan peluang untuk terjadinya resesi lebih besar. Mantan Presiden Fed New York, Bill Dudley mengatakan dalam tulisannya bahwa resesi akan menjadi bagian yang tidak terhindarkan dan akan terjadi dalam kurun waktu 12 – 18 bulan mendatang. Lebih maju dari penilaian kami yang berada di 18 – 24 bulan mendatang. Yuk kita tunggu kisah selanjutnya dari The Fed esok hari.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan yang bakal berpotensi cuan pada hari ini, yaitu INDF, PGAS, SMGR, ACES, BBRI.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 43 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia