Pilarmas: IHSG Melemah, Lima Saham Pilihan Ini Malah Berpotensi Cuan
JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG bergerak melemah pada perdagangan Kamis (23/6/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.916 – 7.131. Lima saham pilihan ini malah berpotensi cuan, diantaranya INDF.
“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas. Pelaku pasar dan investor masih akan tertuju terhadap pertemuan Powell hari ke 2 dan ekonomi di kawasan Eropa,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Kamis (23/6/2022).
Pada perdagangan Rabu (22/6/2022), IHSG ditutup melemah sebesar -59 poin atau -0,85% ke level 6.984. Sektor basic material, financials, technology, industrial, healthcare, infrastructure, energy, transportation & logistic, properties & real estate, consumer cyclicals bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG hari ini. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 139 miliar.
Dalam kesaksian Powell di hari pertama di depan Komite Perbankan Senat kemarin, Powell juga mengatakan kepada para pejabat bahwa The Fed akan berusaha untuk mengantisipasi kenaikkan tingkat suku bunga yang terjadi saat ini dengan tepat, sehingga dapat mendinginkan tekanan inflasi yang terpanas dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Powell juga mengatakan bahwa inflasi memberikan kejutan dengan mengalami kenaikkan dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, dan kejutan tentu saja dapat terjadi lebih lanjut.
“Kami sebetulnya cukup tersenyum simpul ketika mendengar perkataan Powell semalam, dimana saat ini situasi dan kondisinya memang kita harus mengakui bahwa The Fed sudah ketinggalan kereta. Sehingga ditengah situasi dan kondisi dimana inflasi tidak mengalami penurunan, The Fed harus terseok seok mengejar situasi dan kondisi tersebut untuk dapat mengendalikan inflasi," tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.
Hal ini yang berpotensi menurunkan kualitas ekonomi kala kenaikkan tingkat suku bunga lebih cepat dan lebih besar. Dan tentu saja, secara tidak langsung berpotensi menciptakan peluang untuk terjadinya resesi lebih besar. Mantan Presiden Fed New York, Bill Dudley mengatakan dalam tulisannya bahwa resesi akan menjadi bagian yang tidak terhindarkan dan akan terjadi dalam kurun waktu 12 – 18 bulan mendatang. Lebih maju dari penilaian kami yang berada di 18 – 24 bulan mendatang. Yuk kita tunggu kisah selanjutnya dari The Fed esok hari.
Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan yang bakal berpotensi cuan pada hari ini, yaitu INDF, PGAS, SMGR, ACES, BBRI.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






