Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Kembali Melemah, Intip Saham-saham Direkomendasikan Strong Buy

Penulis : Indah Handayani
23 Jun 2022 | 08:03 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, invetsor.id – IHSG diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Kamis (23/6/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.910 – 7.042. Intip saham-saham direkomendasikan strong buy pada hari ini, diantaranya PTBA.

Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) yang juga analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, Statement Chairman The Fed, Jerome Powell bahwa The Fed akan ‘Strongly Committed’ membawa inflasi turun dari level tertinggi selama 40 tahun terakhir di 8,6% dengan jangka waktu ‘expeditiously’. Bahkan tidak mengeyampingkan akan menaikkan FFR 100 bps dalam satu kali kenaikan menjadi faktor Indeks di Wall Street kembali berguguran didalam perdagangan Rabu.

Menurut Edwin, jika jatuhnya Indeks DJIA dikombinasikan dengan turunnya harga beberapa komoditas seperti harga CPO turun dihari ketujuh sebesar 9,92%, harga minyak turun cukup tajam 5,56%, harga Nikel jatuh 5,37% serta harga batu bara turun sebesar 0,88%. “Di tengah jatuhnya EIDO sebesar 0,74% serta semakin melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menuju level Rp 15 ribu berpotensi menjadi batu sandungan bagi IHSG untuk kembali melemah,” tulis Edwin dalam risetnya, Kamis (23/6/2022).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati pada hari ini adalah

PTBA 3.920 – 4.230

Technical indicator : Strong buy, buy 4.120
Target price: 4.230
Stop loss: 3.920
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Accumulation

CPIN 5.175 – 5.725

Technical indicator : Buy, buy 5.450
Target price: 5.725
Stop loss: 5.175
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Accumulation

ICBP 8.775 – 9.675

Technical indicator : Strong buy, buy 9.225
Target price: 9.675
Stop loss: 8.775
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Accumulation

MYOR 1.830 – 2.030

Technical indicator : Strong buy, buy 1.930
Target price: 2.030
Stop loss: 1.830
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Distribution!!

TOWR 910 – 1.010

Technical indicator : Buy, buy 960
Target price: 1.010
Stop loss: 910
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Distribution!!

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 43 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia