Jumat, 15 Mei 2026

BNI Sekuritas: IHSG Hari Ini Melemah, Cermati BRIS, ANTM, JSMR dan PWON

Penulis : Indah Handayani
13 Jul 2022 | 08:15 WIB
BAGIKAN
Investor saham melihat pergerakan IHSG, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza
Investor saham melihat pergerakan IHSG, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memprediksi IHSG hari ini melemah. Investor dapat mencermati saham BRIS, ANTM, JSMR dan PWON.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks berpeluang mengalami penurunan terbatas dalam pola konsolidasi, dari candle inside day & closing di atas 5 day MA.

Trend Bearish, selama di bawah 6.767. IHSG closing di atas 5 day MA (6.695). Indikator MACD bearish, Stochastic Crossing up, dalam pola triangle. Selama di atas support 6.602 - 6.559, IHSG masih berpeluang rebound. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.602 - 6.767,” ujar Andri dalam risetnya, Rabu (13/7).


Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di posisi 6.732/6.767/6.796/6.834, sementara untuk level support berada di 6.696/6.649/6.602/6.559, dengan perkiraan range 6.670 - 6.770.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, pada perdagangan kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,62%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 0,92% serta indeks Nasdaq yang juga terkoreksi 0,95%.

“Penurunan indeks ini seiring dengan kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global sambil menantikan data inflasi AS untuk Juni 2022 yang akan diumumkan hari ini. Inflasi AS pada Juni 2022 diperkirakan mencapai 8,8% year on year (YoY),” jelas Maxi.

ADVERTISEMENT

Adapun bursa regional Asia Pasifik bergerak variatif dengan penurunan yang tajam di antaranya dialami oleh Nikkei, Hang Seng dan TSEC Weighted Index. Koreksi ini sejalan dengan pelemahan bursa AS pada malam sebelumnya.

Investor dapat mencermati saham BRIS dengan rekomendasi buy 1.490 – 1.520, target 1.600/1.660 dan stop loss di bawah 1.390. Kemudian saham ANTM dengan rekomendasi buy 1.720 – 1.740, target 1.770/1.820 dan stop loss di bawah 1.695/1.620.

Investor juga dapat mencermati saham JSMR dengan rekomendasi akumulasi buy target 3.650/3.700, stop loss di bawah 3.490. Sementara saham PWON direkomendasikan buy 446-450, target 458/464 dan stop loss di bawah 434.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia