Sabtu, 4 April 2026

Begini Gebrakan Kalbe Farma (KLBF) di Bisnis Logistik

Penulis : Zsazya Senorita
18 Jul 2022 | 08:24 WIB
BAGIKAN
PT Mostrans Global Digilog, anak usaha  PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di bidang logistik.
PT Mostrans Global Digilog, anak usaha PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di bidang logistik.

JAKARTA, investor.id – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui anak usahanya, PT Mostrans Global Digilog, mengintegrasikan layanan secara end-to-end, konektivitas, dan kolaborasi antara pemilik barang yang memiliki kebutuhan jasa pengiriman terhadap produk kesehatan dan pemilik armada.

CEO Mostrans Global Digilog Berty Argiyantari mengatakan, perseroan berinovasi mengembangkan produk dan layanan pengiriman dengan dukungan teknologi. Sebab ia menilai, perlu ada akselerasi digital untuk mencapai kinerja sektor logistik dan transportasi yang andal.

“Mostrans saat ini sudah menciptakan solusi melalui platform digital B2B (business to business) yang dikembangkan dengan menghubungkan ekosistem rantai pasok produk kesehatan atau healthcare supply chain ecosystem,” kata Berty secara tertulis.

Ia berharap, kinerja transportasi dapat tumbuh melalui peningkatan transparansi, kemudahan akses monitoring, kebaruan informasi secara real time, serta optimalisasi utilisasi dan produktivitas truk sehingga efektif dan efisien.

“Pengiriman yang dilakukan sesuai standar produk kesehatan dilengkapi dengan teknologi. Dengan demikian, layanan transportasi produk kesehatan yang diberikan bisa lebih cepat dan efisien dengan kualitas yang baik,” sambung Berty.

Ia menjelaskan bahwa untuk mendukung konektivitas hulu ke hilir, semua armada dilengkapi dengan GPS dan pengemudi dilengkapi dengan aplikasi digital. Ia menekankan, semuanya terkoneksi dengan command centre.

“Bersama Mostrans, kinerja transportasi dapat ditingkatkan melalui meningkatnya transparansi, komunikasi yang lancar, pemantauan yang terintegrasi, dan meningkatnya efisiensi dan produktivitas,” tegas dia.

Menurut Berty, inovasi yang dilakukan Mostrans sejalan dengan Supply Chain Indonesia (SCI). SCI memproyeksikan kontribusi sektor transportasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun ini mencapai Rp 689,15 triliun.

Nilai tersebut meningkat dibandingkan kontribusi pada dua tahun sebelumnya, walaupun masih lebih rendah dibandingkan 2019 sebelum pandemi. Data BPS menunjukkan kontribusi transportasi sebesar Rp 558,07 triliun pada 2020 dan Rp 578,1 triliun pada 2021. Sedangkan pada 2019, kontribusi itu sebesar Rp 728,43 triliun.

“Untuk mencapai nilai kontribusi transportasi tersebut dibutuhkan transformasi digital untuk mendukung perubahan signifikan dalam menciptakan efisiensi dan meningkatkan produktivitas sektor transportasi dan logistik,” tutur Chairman SCI Setijadi.

Pada beberapa tahun terakhir, ujar Setijadi, terjadi disrupsi dalam rantai pasokan global. Banyak pabrikan berada di bawah tekanan untuk dapat mempertahankan daya saing dan produktivitas di tengah ketidakpastian global.

“Otomatisasi sebagai bagian dari digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi biaya yang relevan hingga 20%. Sementara, dalam pengelolaan aset perusahaan, digitalisasi dapat berdampak terhadap peningkatan margin atau keuntungan sekitar 5%,” papar dia.

Praktisi Transportasi Sugi Purnoto pun sepakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi merupakan aspek penting untuk membangun integrasi hulu ke hilir, agar tercipta ekosistem logistik yang terpadu di era industri 4.0.

“Pertukaran informasi dan analisis data berbasis teknologi informasi dapat membantu memecahkan sejumlah tantangan. Misalnya, di tengah pandemi covid-19 industri alat kesehatan dan farmasi mengalami high demand, sehingga butuh transformasi teknologi berbasis digital dari tahapan produksi hingga distribusi kepada konsumen,” tutup Sugi.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 29 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 32 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 41 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 45 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 53 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia