Jumat, 15 Mei 2026

BNI Sekuritas: IHSG Rebound Terbatas, Cermati BMRI, ANTM, JSMR, EXCL

Penulis : Indah Handayani
22 Jul 2022 | 08:54 WIB
BAGIKAN
Aktivitas salah satu sekuritas di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Aktivitas salah satu sekuritas di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memprediksi IHSG akhir pekan ini diproyeksikan rebound terbatas. Adapun IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6.864,13. Cermati BMRI, ANTM, JSMR, EXCL.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks berpeluang rebound terbatas selama di atas 6.809, candle hanging man dan kondisi overbought.  Tren netral, selama di atas 6.767. IHSG closing di atas 5 day MA (6.757). Indikator MACD golden cross, Stochastic overbought, setelah breakout pola triangle.

“Selama di atas support 6.602 - 6.623, IHSG masih berpeluang rebound. IHSG berhasil di tutup di atas 200 day MA (6.778) untuk hari kedua. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.602 - 7.070,” ujar Andri dalam risetnya, Jumat (22/7/2922).

ADVERTISEMENT

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 6.892/6.931/6.964/7.004, sementara untuk level support berada di 6.851/6.809/6.714/6.677, dengan perkiraan kisaran 6.810 - 6.925.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,51%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,99%, sementara indeks Nasdaq mencatat kenaikan yang lebih tinggi 1,36%.

Adapun bursa regional Asia Pasifik pada perdagangan kemarin bergerak variatif, dimana Nikkei dan Kospi mencatat kenaikan, sementara beberapa bursa lain seperti Hang Seng dan BEI terkoreksi.

Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi buy if break 8.000 dengan target 8.125/8.350 dan Stop di bawah 7.725. Kemudian saham ANTM dengan rekomendasi buy 1.655 - 1.675 dengan target 1.710/1.770 dan stop loss di bawah 1.580/1.535.

Saham lainnya adalah JSMR dengan rekomendasi buy 3.500-3.520 target 3.590/3.620 dengan stop loss di bawah 3.430. Kemudian saham EXCL direkomendasikan buy 2.420-2.440 dengan target 2.500/2.520 dan stop loss di bawah 2.340.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 40 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 44 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia