Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Menguat Terbatas, Pantau BBNI, HRUM, PGAS dan TLKM

Penulis : Lona Olavia
31 Aug 2022 | 08:16 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat terbatas hari ini setelah perdagangan kemarin ditutup di zona hijau pada level 7.159,47 atau naik 0,38%. Investor dapat mencermati saham BBNI, HRUM, PGAS dan TLKM.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat berpeluang menguat terbatas dan rawan profit taking, dari candle shooting star dan closed di atas 2 support lines.

“Tren bullish, selama di atas 7.021. IHSG closing di 5 day MA (7.159). Indikator MACD bullish, stochastic oversold, masih dalam pola bullish channel & symmetrical triangle, candle shooting star. Selama di atas support 7.021 - 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.016 - 7.258,” ujar Andri dalam risetnya, Rabu (31/8/2022).

ADVERTISEMENT

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.194/7.230/7.258/7.298, sementara level support berada di 7.120/7.105/7.064/7.016, dengan perkiraan range 7.100 - 7.220.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,96%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 1,10%, sementara indeks Nasdaq juga turun sebesar 1,12%. Indeks kembali turun setelah The Fed dan berbagai bank sentral lain mengindikasikan akan menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi meskipun ada konsekuensi negatif bagi pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, bursa Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam (sebagian besar menguat) setelah melemah pada hari sebelumnya terkait pidato ketua The Fed di Jackson Hole. Nikkei dan Kospi mencatat kenaikan yang signifikan, sementara di sisi lain Hang Seng terkoreksi.

Investor dapat mencermati saham BBNI dengan rekomendasi buy 8.350 - 8.425 target 8.600/8.725 stop loss di bawah 8.125. Kemudian saham HRUM direkomendasikan buy 1.730 - 1.755 target 1.800/1.840 stop loss di bawah 1.625.

Investor juga dapat memantau saham PGAS dengan strategi investasi buy 1.820 - 1.860 target 1.920/1.950 stop loss di bawah 1.740. Aksi buy juga bisa dilakukan pada saham TLKM di level 4.450-4.480 target 4.600/4.650 stop loss di bawah 4.350.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia