ECB Akan Menaikkan Tingkat Suku Bunga, Emas Kembali Melemah
JAKARTA, investor.id - Harga emas bergerak melemah di zona US$ 1.714,92 per troy ons. Pada Kamis (8/9/2022) pagi hari ini harga emas bergerak melemah setelah ditutup menguat pada hari perdagangan kemarin. Pergerakan emas dipicu oleh Bank sentral Eropa akan menaikan tingkat suku bunga.
Emas kembali bergerak melemah dikarenakan Bank sentral Eropa (ECB) berencana menggelar pertemuan pada pekan ini dan diperkirakan akan menaikkan tingkat suku bunga acuan hingga 75 basis poin. Sementara itu bank sentral Amerika (AS) The Federal Reserve akan menggerlar pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 20-21 September mendatang.
Ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga ini membuat index dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami penguatan setelah ditutup melemah, index dolar AS saat ini berada di zona 109.51 dibandingkan penutupan kemarin yang berada di zona 109.28. Tingginya tingkat suku bunga acuan membuat emas kehilangan daya tarik karena produk keuangan yang menghasilkan bunga dianggap memberi imbal hasil lebih. Kenaikan tingkat suku bunga menjadi salah satu sentiment negatif bagi pergerakan emas. Kondisi ini membuat harga emas melemah.
Harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1695.19 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1739.52. Support terjauhnya berada di areal US$ 1685.12 hingga ke areal US$ 1674.04, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1747.58 hingga ke areal US$ 1758.66.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






