Jumat, 15 Mei 2026

Berbagai Sentimen Bayangi Pergerakan Emas

Penulis : Lona Olavia
20 Sep 2022 | 10:55 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Ist/Beritasatu.com)
Ilustrasi emas batangan. (Ist/Beritasatu.com)

JAKARTA, investor.id - Harga emas bergerak datar di zona US$ 1.675,78 per troy ons. Pada pagi hari ini harga emas bergerak datar di bawah pengaruh kehati-hatian pasar jelang pertemuan The Fed dan adanya ketegangan politik US-Tiongkok.

Ekspektasi kenaikan suku bunga acuan membayangi pergerakan emas mengingat kinerja emas sensitif terhadap tingginya suku bunga acuan. Tingginya suku bunga acuan menciptakan kondisi yang membebani pergerakan emas, seperti menguatnya indeks dolar dan yield obligasi AS sehingga membuat emas kurang menarik di mata investor.

Indeks dolar saat ini masih berada di zona tertingginya di areal 109.30 membuat emas terasa lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya ketika dolar menguat. Tingginya suku bunga acuan membuat investor beralih ke produk keuangan lainnya yang menghasilkan bunga karena menawarkan imbal hasil yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

Imbal hasil obligasi AS saat ini berada di areal 3,48%. Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden menyatakan kesiapan AS membela Taiwan jika terjadi invasi oleh Tiongkok dengan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pernyataan tersebut berpotensi meningkatkan tensi kedua negara tersebut. Hubungan Tiongkok-Taiwan kembali menegang sejak kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pada Agustus lalu dan disusul oleh kunjungan Delegasi Kongres AS pada bulan yang sama.

Tiongkok merespon kunjungan tersebut dengan mengadakan latihan militer secara masif di selat Taiwan. Emas sebagai aset lindung nilai semakin diminati ketika terjadi ketegangan geopolitik. Pergerakan harga emas yang cenderung flat dipicu oleh sentimen beragam di tengah terjadinya ketegangan geopolitik dan penantian keputusan kebijakan The Fed.

Harga emas datar dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.668,06 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.686,56. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.663,44 hingga ke areal US$ 1.656,50, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.691,57 hingga ke areal US$ 1.696,97.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 15 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 58 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia