Jumat, 15 Mei 2026

Deal! MCAS Group dan PLN Sepakat Kembangkan Motor Listrik

Penulis : Muawwan Daelami
3 Nov 2022 | 08:37 WIB
BAGIKAN
Motor listrik Volta. (Ilustrasi/Perseroan)
Motor listrik Volta. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Member Grup PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) melalui anak usahanya Volta bersama entitas anak PT PLN (Persero) yakni PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLNE) sepakat bekerja sama untuk pengembangan motor listrik.

Kemitraan strategi itu ditandai dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) yang dilaksanakan di Sofitel Nusa Dua Bali pada Selasa (1/11/2022) lalu. Sehubungan dengan itu, kedua belah pihak setuju untuk kerja sama dalam perencanaan, studi, dan pengembangan ekosistem motor listrik.

“Kami senang atas terjalinnya kerja sama antara Volta dan PLN Enjiniring. Kerja sama ini merupakan upaya kami dalam mengembangkan teknologi yang ada di setiap unit kendaraan listrik Volta untuk menjadi semakin terdepan,” ungkap Direktur Volta Willty Awan dalam keterangan resmi, Rabu (2/11/2022).

ADVERTISEMENT

Menurunya, kerja sama tersebut tentu dilandaskan pada komitmen perseroan untuk menciptakan rasa nyaman dan aman dalam berkendara dengan motor listrik Volta.

“Diawali dengan studi dan proses pengembangan yang komprehensif bersama PLN Enjiniring, kami yakin akan menghasilkan ekosistem motor listrik yang andal dan teruji sehingga bisa mempercepat terlaksananya transisi energi bersih,” tambahnya.

Direktur Utama PLN Enjiniring Chairani Rachmatullah juga mengatakan bahwa PLNE dan Volta akan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik roda dua yang terintegrasi bersama Volta mulai dari design dan innovation, kemudian kendaraan listriknya termasuk battery.

“Rencana tersebut juga akan melibatkan Pusharlis dan Haleyora Power,” imbuh Chairani.

Sebagai informasi, PLN Enjiniring merupakan perusahaan berpengalaman dan memiliki keahlian luas dari hulu ke hilir dalam bidang enjiniring ketenagalistrikan. Di sisi lain, Volta berfokus untuk terus mengembangkan motor listrik dengan teknologi IoT (internet of things) yang terintegrasi aplikasi dengan berbagai fitur.

Adapun fitur yang dimaksud seperti informasi pengguna, status baterai, lokasi motor listrik dan stasiun ganti baterai (SGB), informasi pemeliharaan baterai, hingga riwayat perjalanan melalui yang mendukung kemudahan dan kenyamanan pengguna dalam berkendara.

Kerja sama ini diproyeksikan akan memberikan dukungan bagi PLN Enjiniring yang tengah fokus mengembangkan ekosistem EV. Sementara bagi Volta, kerja sama ini akan mendorong optimalisasi efektivitas, efisiensi, produktivitas motor listrik Volta guna semakin berkembang dengan dukungan teknologi terdepan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia