Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Ditutup Menguat

Penulis : Indah Handayani
15 Nov 2022 | 05:30 WIB
BAGIKAN
saham-saham di Eropa
Sumber: Antara
saham-saham di Eropa Sumber: Antara

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis ditutup menguat pada perdagangan Senin waktu setempat (14/11/2022).

Saham-saham Inggris berbalik menguat dari kerugian akhir pekan lalu. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 67,13 poin (0,92%) menjadi menetap di 7.385,17 poin.

Indeks FTSE 100 merosot 57,30 poin (0,78%) menjadi 7.318,04 poin pada Jumat (11/11/2022). Setelah meningkat 79,09 poin (1,08%) menjadi 7.375,34 poin pada Kamis (10/11/2022). Terpangkas 9,89 poin (0,14%) menjadi 7.296,25 poin pada Rabu (9/11/2022).

ADVERTISEMENT

Ocado Group PLC, sebuah perusahaan yang mendistribusikan berbagai macam produk konsumen ritel dan menyediakan pengiriman ke rumah-rumah melambung 13,99%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Sedangkan saham-saham Jerman memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt menguat 88,44 poin (0,62%) menjadi menetap di 14.313,30 poin.

Indeks DAX 40 terkerek 78,77 poin (0,56%) menjadi 14.224,86 poin pada Jumat (11/11/2022). Setelah melonjak 479,77 poin (3,51%) menjadi 14.146,09 poin pada Kamis (10/11/2022). Merosot 22,43 poin (0,16%) menjadi 13.666,32 poin pada Rabu (9/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks DAX 40, sebanyak 22 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 17 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Infineon Technologies AG, sebuah perusahaan yang mendesain, memproduksi dan memasarkan semikonduktor multinasional Jerman melambung 7,77 %, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Sementara itu, saham-saham Prancis mencatat keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 14,55 poin (0,22%) menjadi menetap di 6.609,17 poin.

Indeks CAC 40 bertambah 37,79 poin (0,58%) menjadi 6.594,62 poin pada pada Jumat (11/11/2022). Setelah menguat 126,26 poin (1,96%) menjadi 6.556,83 poin pada Kamis (10/11/2022). Jatuh 10,93 poin (0,17%) menjadi 6.430,57 poin pada Rabu (9/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks CAC 40, sebanyak 22 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 18 saham lainnya menderita kerugian.

Teleperformance SE, sebuah perusahaan yang menawarkan layanan manajemen hubungan pelanggan dan melakukan program untuk menarik pelanggan baru melonjak 6,68 %, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia