Jumat, 15 Mei 2026

Tiongkok Dekati Rekor Tertinggi Pandemi Covid-19, Pasar Minyak Ikut Terpukul

Penulis : Indah Handayani
21 Nov 2022 | 11:14 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak
sumber: Antara
Ilustrasi harga minyak sumber: Antara

JAKARTA, investor.id - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen dari lonjakan Covid-19 di Tiongkok yang mendekati rekor tertinggi pandemi. Selain itu, sinyal pasokan berlebih di pasar Eropa turut meredam pergerakan harga lebih lanjut.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, jumlah kasus infeksi Covid-19 di Tiongkok baru-baru ini telah meningkat mendekati rekor tertinggi pandemi di bulan April ketika kota Shanghai dikunci selama dua bulan. “Secara total, Komisi Kesehatan Nasional melaporkan angka infeksi mencapai 24.435 kasus pada 19 November, turun sedikit dari 24.473 kasus sehari sebelumnya,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Senin (21/11/2022).

Menurut Tim Research and Development ICDX, meningkatnya kasus Covid memaksa otoritas distrik terpadat di Beijing mendesak penduduk untuk tinggal di rumah mulai 21 November, sementara distrik Baiyun di kota Guangzhou dikunci selama 5 hari terhitung sejak 21 November hingga 25 November. Selain itu, otoritas kesehatan juga memperingatkan bahwa pandemi dapat meluas karena mutasi dan faktor musiman, ungkap People's Daily, surat kabar resmi Tiongkok, pada Minggu (21/11/2022).

ADVERTISEMENT

Tim Research and Development ICDX menambahkan, turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, pabrik kilang Eropa mengatakan bahwa saat ini pasar Eropa menghadapi situasi pasokan berlebih pasca Brasil, Guyana, Kanada, dan wilayah Midland AS meningkatkan ekspor minyak ke Eropa untuk menggantikan pasokan minyak dari Rusia, ungkap sejumlah pedagang minyak Eropa. Berita tersebut ikut meredam kekhawatiran yang terjadi pada pasokan saat embargo minyak Rusia diberlakukan pada 5 Desember mendatang.

Sementara itu, ekspor minyak mentah dari pelabuhan Novorossiisk di Laut Hitam ditangguhkan sejak 17 November akibat badai, dan diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan, ungkap sumber pedagang pada hari Jumat. “Selain itu, pemuatan minyak dari terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) juga kembali ditangguhkan karena cuaca buruk, padahal operator CPC baru saja melanjutkan pemuatan pada minggu lalu pasca selesainya perbaikan di salah satu fasilitas pemuatannya,” tambah Tim Research and Development ICDX.

Dukungan lain juga datang dari berita bahwa pihak AS mengklaim telah menemukan bukti intelijen terkait kesepakatan yang dilakukan antara Rusia dan Iran untuk memproduksi ratusan drone, dan bukti tersebut juga telah dilihat oleh beberapa negara NATO, ungkap sumber yang dikutip oleh surat kabar The Washington Post pada hari Sabtu. Situasi tersebut berpotensi membuat Iran mendapatkan sanksi baru dari AS dan sekutunya, termasuk di sektor perminyakan Iran.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 84 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 76 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 52 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 56 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia