Jumat, 15 Mei 2026

Waskita Karya (WSKT) Raih Kontrak Baru Rp 13,7 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
22 Des 2022 | 09:30 WIB
BAGIKAN
Salah satu proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Perseroan)
Salah satu proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berhasil meningkatkan nilai kontrak baru (NKB) dengan total Rp 13,70 triliun hingga November 2022. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu per bulan November yaitu sebesar Rp 13,46 triliun.

Perolehan kontak baru hingga November 2022, dijelaskan SVP Corporate Secretary Perseroan Novianto Ari Nugroho, didominasi proyek-proyek IKN yaitu proyek gedung sekretariat presiden dan bangunan pendukung pada kawasan istana kepresidenan ibu kota negara (IKN) dan pembangunan jalan kerja/logistik ikn paket pembangunan Jalan Lingkar Sepaku segmen 4.

“Perseroan juga memperoleh proyek sistem modernisasi irigasi rentang senilai Rp 270 miliar pada November lalu,” tambah Novianto dalam keterangan resmi, Kamis (22/12/2022).

ADVERTISEMENT

"Di samping itu, saat ini kami sedang menunggu pengumuman beberapa tender proyek yang telah diikuti. Waskita juga tengah fokus untuk mendapatkan tender proyek baru di IKN dan juga pangsa pasar luar negeri,” ungkapnya.

Penambahan NKB ini berasal dari proyek pemerintah sebesar 68,10%, proyek swasta sebesar 10,18%, badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) sebesar 9,34% dan pengembangan bisnis anak usaha perseroan sebesar 12,38%.

Jika berdasarkan segmentasi tipe proyek, NKB tersebut terdiri dari segmen konektivitas infrastruktur sebesar 48,78%, gedung sebesar 20,02%, EPC sebesar 10,91%, sumber daya air (SDA) sebesar 7,89%, dan anak usaha 12,38%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia