Jumat, 15 Mei 2026

Ssstt! Ini Update Proyek Smelter Aluminium Adaro Minerals (ADMR)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Feb 2023 | 08:50 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menyampaikan perkembangan terkini terkait proyek hilirisasi mineral.

Dalam keterangan resmi perseroan dikutip Kamis (16/2/2023), dijelaskan bahwa melalui PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), ADMR aktif berpartisipasi di industri hilir mineral di Indonesia. Grup Adaro pertama kali mengumumkan minat pada bisnis smelter aluminium pada akhir tahun 2021 dan dalam kurun waktu setahun, perusahaan berhasil mendapatkan mitra-mitra dan komitmen offtake.

“ADMR akan memimpin proses transformasi Grup Adaro untuk mendukung ekonomi hijau,” terang manajemen ADMR.

ADVERTISEMENT

Pada tanggal 13 November 2022, ADMR menandatangani nota kesepahaman dengan Hyundai Motor Company (HMC) pada acara pertemuan B20 di Bali. Berdasarkan nota kesepahaman tersebut, HMC mendapatkan hak untuk membeli aluminium yang diproduksi KAI pada tahap awal, dan hak atas negosiasi pertama untuk membeli aluminium karbon rendah yang akan diproduksi KAI (volume offtake belum ditentukan, pada kisaran sekitar 50 ribu sampai 100 ribu ton aluminium per tahun).

Pada tanggal 20 Desember 2022, KAI menandatangani perjanjian penyertaan saham bersyarat dengan Aumay Mining Pte Ltd (Aumay) dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA). Yang mana menurut perjanjian tersebut, kepemilikan KAI akan meliputi ADMR 65% (melalui perusahaan anaknya), Aumay 22,5%, dan CITA 12,5%.

Perolehan dari transaksi ini akan digunakan untuk mengembangkan smelter aluminium KAI yang akan menjadi proyek pertama kawasan industri hijau di Kalimantan Utara.

Fase 1 smelter aluminium ini akan memproduksi 500.000 ton aluminium per tahun. Konstruksi jeti, persiapan lahan, serta infrastruktur pendukung lainnya untuk smelter aluminium ini telah dimulai, dan fase pertama proyek ini diperkirakan akan rampung pada semester pertama tahun 2025 karena konstruksi diperkirakan akan memakan waktu sekitar 24 bulan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 52 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 56 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia