Wah, Laba Adaro Minerals (ADMR) Melompat!
JAKARTA, investor.id – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 332,21 juta pada 2022, melonjak 114% dibandingkan tahun 2021 yang mencapai US$ 155,11 juta.
Laba usaha Adaro Minerals juga melesat 110,7% menjadi US$ 458,39 juta dari US$ 217,55 juta. Begitu juga dengan laba inti terbang 113% menjadi US$ 342 juta dari US$ 161 juta.
Adapun pendapatan usaha Adaro Minerals pada 2022 mencapai US$ 908,14 juta, meningkat 97,3% dibandingkan tahun 2021 yang sebesar US$ 460,17 juta. EBITDA operasional emiten berkode saham ADMR tersebut mencapai US$ 490 juta, hampir dua kali lipat dari US$ 248 juta.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) ADMR Christian Ariano Rachmat mengatakan, kenaikan harga jual rata-rata (ASP) maupun volume penjualan batu bara merupakan pendorong utama peningkatan profitabilitas.
“Kinerja FY22 yang memuaskan tercapai berkat kondisi pasar yang kondusif, yang terlihat pada kuatnya harga pada tahun ini. Kami berhasil menangkap momentum tersebut dengan meningkatkan volume dan mencapai target operasional,” kata Christian Ariano dalam keterangan tertulis, yang dikutip pada Kamis (2/3/2023).
Menurut dia, ADMR terus memimpin transformasi Grup Adaro dan mencatat beberapa peristiwa penting selama tahun 2022. Dalam kurun waktu satu tahun sejak mengumumkan proyek smelter aluminium, perseroan telah menandatangani Nota Kesepahaman offtake dan memfinalisasi pemilihan mitra-mitra untuk proyek tersebut.
“Kami akan terus merealisasikan rencana tersebut, memanfaatkan momentum harga batu bara yang tinggi dan membawa Grup Adaro menjadi perusahaan yang lebih besar dan lebih ramah lingkungan,” tutur dia.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






