Mirae: IHSG Cenderung Menguat, Pantau Tiga Saham Bakal Melejit
JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas memprediksi IHSG cenderung menguat pada Kamis (2/3/2023). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.828 – 6.890, critical level di 6.800. Pantau tiga saham bakal melejit, salah satunya ERAA.
Mirae menjelaskan, indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized terlihat cenderung turun. Indeks ini sedikit berada di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized coba bergerak, indikator RSI optimized.
“Indikator W%R optimized masih bergerak turun namun mulai terbatas dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di atas level saat ini,” tulis Mirae dalam risetnya, Kamis (2/3/2023).
IHSG ditutup flat pada Rabu (1/3/2023) setelah investor mencerna rilis data inflasi. Saham sektor keuangan dan teknologi (GOTO, BBRI, BMRI, dan BBNI) mengangkat indeks, sementara saham sektor konsumer, bahan dasar dan energi (BYAN, BRPT, INDF, dan ICBP) melemah. Inflasi meningkat menjadi 5,47% YoY di bulan Februari (estimasi: 5,44%; Januari: 5,28%). Namun, inflasi inti turun menjadi 3,09% (estimasi: 3,26%; Januari: 3,27%).
“Kami masih percaya bahwa itu tidak akan mengubah rencana BI untuk mempertahankan suku bunga bulan ini meskipun akan segera memasuki bulan Ramadan. Investor asing melakukan net buy Rp 847 miliar, terutama pada BBRI, BBNI, MDKA, dan BMRI,” tambah Mirae.
Bursa AS ditutup mixed dengan Dow datar sementara Nasdaq dan S&P 500 turun. Pejabat Fed mendukung kenaikan suku bunga di atas 5% dari level saat ini di 4,50-4,75%, sambil menyatakan bahwa kenaikan suku bunga sejauh ini belum efektif untuk memperlambat sektor jasa. Indeks Manufaktur ISM pada bulan Februari mencapai 47,7, kenaikan pertama dalam enam bulan meskipun masih dalam wilayah kontraksi.
Harga minyak mentah WTI AS naik 0,9% menjadi US$ 77,7 per barel di tengah optimisme pembukaan kembali Tiongkok. Tiongkok melaporkan PMI Manufaktur mencapai level tertinggi sejak April 2012, sedangkan Non-Manufaktur juga mencapai level tertinggi sejak Juni 2022.
Beberapa perusahaan merilis kinerja FY22 hari ini, dengan ROTI, DMAS, ELSA, dan DRMA melebihi perkiraan konsensus, sementara PTBA sedikit di bawah. ROTI membukukan laba bersih 2022 sebesar Rp 432 miliar (+52% YoY), 117% dari konsensus. DMAS membukukan laba bersih 2022 sebesar Rp 1,2 triliun (+70% YoY), 116% dari konsensus.
PTBA membukukan laba bersih 2022 sebesar Rp 12,5 triliun (+59% YoY), 96% dari konsensus. ELSA membukukan laba bersih 2022 sebesar Rp 378,1 miliar (+248% YoY), 105% dari konsensus. DRMA membukukan laba bersih 2022 sebesar Rp394 miliar (+31% YoY), 114% dari konsensus.
Mirae merekomendasikan tiga saham bakal melejit pada hari ini. Ketiga saham tersebut adalah
ERAA
Harga penutupan: 525 (+1,94%)
Rekomendasi: Trading buy
Target harga: 555
Trading range: 510 – 535
Cut loss level: 480
Koreksi indikator MFI optimized mulai tertahan, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Harga saat ini di masih sekitar center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah level saat ini.
BRIS
Harga penutupan: 1.595 (+4,93%)
Rekomendasi: Trading buy
Target harga: 1.685
Trading range: 1.570 – 1.640
Cut loss level: 1.480
Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Harga di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi supply berada di atas level saat ini.
CMRY
Harga penutupan: 4.360 (+2,02%)
Rekomendasi: Trading buy
Target harga: 4.840
Trading range: 4.290 – 4.460
Cut loss level: 4.150
Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized sudah berada di oversold area, indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Harga di bawah center line pada Bollinger Bands optimize dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada sekitar level saat ini.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






