Mitra Pack (PTMP) Targetkan Pendapatan dan Laba Bersih Naik 20%
JAKARTA, investor.id – Emiten produk kemasan, PT Mitra Pack Tbk (PTMP), kian ekspansif usai mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menargetkan pendapatan dan laba bersih naik 20% tahun ini, didorong oleh sejumlah proyek baru dan ekspansi bisnis lainnya.
Direktur Utama Mitra Pack (PTMP) Ardi Kusuma menjelaskan, kenaikan target sejalan dengan embaiknya perekonomian dan industri pasca pandemi. Hal itu ditandai dengan ekspansi yang dilakukan oleh para pelanggan eksisting perseroan. Sejalan dengan itu, perseroan tengah menggarap beberapa proyek baru seperti mesin untuk memproduksi kemasan atau wrapping.
“Perseroan juga mendapatkan permintaan untuk perubahan desain kemasan dari para pelanggan eksisting,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (6/3/2023).
Dari segi operasional, perseroan berencana untuk berekspansi pabrik dan juga Sumber Daya Manusia (SDM), dengan tujuan agar dapat meningkatkan kemampuan menangani proyek-proyek yang semakin meningkat. “Salah satunya pada klien kami yang berlokasi di kawasan Industri Batang, kami akan membangun cabang untuk layanan after sales,” ujar Ardi.
Sedangkan dalam prospektus yang disampaikan kepada investor, pihak Mitra Pack meyakini bahwa potensi industri manufaktur dan pengolahan makanan-minuman dalam kemasan masih cukup besar, dan bertumbuh dengan pesat. “Kondisi ini menyediakan peluang yang cukup besar untuk kebutuhan kemasan primer, sekunder, dan tersier, beserta kebutuhan coding and marking yang disediakan oleh perusahaan,” kata dia.
Penerapan QR code dan barcode sejenis untuk identifikasi produk di tiap kemasan dan yang bisa memuat fitur-fitur aplikasi tertentu, membuka peluang yang sangat besar untuk investasi baru oleh manufaktur produk dalam kemasan. Peluang tersebut berlaku, baik di sisi hardware (mesin coding & marking), maupun perangkat lunak (software) pendukungnya.
Kemarin, dalam aksi IPO perseroan melepas sebanyak sebanyak 800 juta saham yang mewakili 25,24% modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana. Perseroan menawarkan harga saham sebesar Rp 120 setiap saham sehingga perolehan dana IPO sebesar Rp 96 miliar. Saham dengan kode ticker PTMP ini masuk dalam kategori saham syariah.
Ardi menyatakan, seluruh dana hasil IPO akan digunakan oleh perseroan untuk Modal kerja dengan rincian untuk peningkatan persediaan barang regular (pembelian consumable, mesin printer dan sparepart), pengembangan pasar dalam hal perluasan pelanggan sewa di sektor penyewaan, penambahan dan pengembangan produk baru, dan untuk pemasaran dan marketing.
Mitra Pack adalah perusahaan swasta nasional yang didirikan pada tahun 2000 yang bergerak dalam bidang perdagangan barang-barang industri pengemasan seperti coding, marking & labelling beserta consumable, product inspection seperti metal detector, Xray inspection system, check-weigher dan food packaging (pengemasan makanan). Perseroan juga menyediakan suku cadang dan servis (aftersales) kepada para pelanggannya.
Sedangkan untuk mesin coding & marking beserta consumable. Perseroan menjadi ‘authorized distributor’ dari Markem-Imaje. ementara untuk Product Inspection Solution, saat ini perseroan bertindak sebagai ‘authorized agent’ dari Thermo Fisher Scientific (USA). Lokasi operasional perseroan berada di Tangerang, yang juga sebagai central-warehouse, equipment demo room dan service center. Kemudian terdapat kantor perwakilan untuk penjualan dan pelayanan yang terdapat di Semarang dan Surabaya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





