Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Menghijau Karena Ditopang Ini Loh!

Penulis : Indah Handayani
9 Mar 2023 | 12:31 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)
Investor memantau pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – IHSG anteng di zona hijau pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (9/3/2023). IHSG ditutup terkerek 28,9 poin (0,43%) ke level 6.805,27. IHSG menghijau karena ditopang ini loh!

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG menghijau karena ditopang survei Bank Indonesia yang menyebut Indeks Kepercayaan konsumen (IKK) Indonesia menjadi 122,4 pada Februari 2023 dari sebelumnya 123,0 pada Januari 2023. Meskipun IKK bulan Februari lebih rendah dari sebelumnya namun demikian tetap masih di zona optimis.

“Hal ini menunjukan kondisi ekonomi dalam negeri memberikan optimis konsumen tetap terjaga, tentunya ini memberikan katalis positif untuk pasar,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (9/3/2023).  

ADVERTISEMENT

Pilarmas menambahkan, IHSG menghijau saat bursa saham Asia cnederung melemah dimana pasar masih dipengaruhi akan kebijakan moneter The Fed. Pasca testimoni Jerome Powell di senat Amerika Serikat (AS) dan juga pasar fokus perhatian rilis data pasar ketenagakerjaan dan data nonfarm payroll yang tentunya akan menjadi rujukan The Fed.

“Pasar memandang  dengan data tenaga kerja yang solid tentunya akan menopang data nonfarm payroll lebih keuat sehingga ini meningkatkan ekspektasi The Fed dengan kebijakan moneter yang ketat,” papar Pilarmas.  

Sebelumnya, Powel mengungkapkan pandangannya mengenai kenaikan suku bunga yang lebih tinggi dan berpotensi lebih cepat. Namun, ia menyarankan bahwa keputusan kenaikan suku bunga berikutnya bergantung pada data yang akan dikeluarkan.

Sehingga pasar memprediksi The Fed akan menaikan suku bunga sebesar 50bps hal ini merujuk dari CME Fed Watch Tools dimana probablitas kenaikan tersebut sebesar 78,6%.

“PGAS. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 1.515-1.600. Sedangkan PER 5,96 kali dan PBV 0,71 kali,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia