Jumat, 15 Mei 2026

Kasus Covid Cetak Rekor, KAEF, INAF, PEHA, IRRA Kompak ARA

Penulis : Listyorini
21 Jun 2021 | 18:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi: Dokter dan perawat sedang menangani pasien Covid di IGD  Wisma Atlet  Kemayoran. (Investor Daily/Abdul Aziz)
Ilustrasi: Dokter dan perawat sedang menangani pasien Covid di IGD Wisma Atlet Kemayoran. (Investor Daily/Abdul Aziz)

Investor-id – Kasus harian Covid-19 mencetak rekor tertinggi baru dengan penambahan kasus 14.536, melamapaui rekor sebelumnya pada 30 Januari 2021 sebanyak 14.518. Dengan penambahan ini maka total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 2.004.445.

Melonjaknya jumlah kasus Covid menyebabkan saham-saham farmasi dan rumah sakit jadi buruan, harganya melijit. Bahkan, beberapa di antaranya mengalami auto reject atas (ARA) pada perdagangan Senin (21/6/2021).  Saham-saham farmasi seperti PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Phapros Tbk (PEHA), PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) yang memproduksi jarum sentik, kompak mengalami ARA naik sekitar 25%.

Sementara itu, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 8,82%, saham PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) naik 5,26%. Saham-saham terkait sektor kesehatan seperti DGNS yang dimiliki PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk juga naik 13,98%.

Setali tiga uang, saham-saham sektor rumah sakit juga melejit. PT Mitra Keluarga Katyasehat Tbk (MIKA) naik 7,48%, disusul CARE milik PT Metro Healthcare Indonesia Tbk menguat 4,97%, dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik 1,51%.

ADVERTISEMENT

"Sentimen Covid membuat saham-saham yang berbasis farmasi, rumah sakit, dan sektor yang terkait naik panggung hari ini, menguat signifikan," kata Ketua LP3M Investa, Hari Prabowo.

Kementerian Kesehatan melaporkan, kasus harian Covid-19 pada hari ini sebanyak 14.536, rekor tertinggi. Sebelumnya, rekor kasus harian terbanyak terjadi pada 30 Januari 2021 sebanyak 14.518 kasus positif.

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 9.233 sehingga total menjadi 1.801.761 atau 8,98% dari kasus terkonfirmasi positif. Kasus meninggal dunia bertambah 294 menjadi 54.956 atau 2,7% dari kasus terkonfirmasi positif. Kasus aktif naik 5.009 sehingga total menjadi 147.009. Adapun jumlah suspect sebanyak 124.845.

IHSG Ditutup Melemah 0,18%, Saham Emiten Farmasi Dan Rumah Sakit “Auto Reject” Atas

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 27 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia