Jumat, 15 Mei 2026

Siapkan Detil Proyek, Adhi Karya (ADHI) bakal Lanjutkan Konstruksi LRT Fase II Mulai 2025 

Penulis : Muawwan Daelami
15 Mar 2023 | 17:41 WIB
BAGIKAN
Entus Asnawi Mukhson, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Sumber: BSTV
Entus Asnawi Mukhson, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Sumber: BSTV

JAKARTA, Investor.id - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) akan melanjutkan proyek pembangunan kontruksi LRT Jabodebek Fase II mulai tahun 2025. 

Kelanjutan tersebut dilakukan setelah uji coba secara fungsional proyek LRT Jabodebek Fase I dan pengoperasian penuh pada Juli 2023 mendatang.

Direktur Utama Adhi Karya Entus menyampaikan bahwa sejauh ini, perseroan masih melakukan sejumlah persiapan seperti detail engineering design (DED) LRT Jabodebek Fase II yang memakan waktu sekitar 1-2 tahun. Sedangkan lahan tidak menjadi isu, karena trasenya berada di sisi jalan tol.

ADVERTISEMENT

"Jadi, tahun ini masih menunggu. Persiapannya menyiapkan modal kerja sama kompetensi orang-orang. Tahun 2025 mudah-mudahan sudah mulai," ucap Entus kepada media, Rabu (15/3). 

Dia menjelaskan, keberlanjutan pembangunan konstruksi LRT Jabodebek Fase II itu merupakan amanat dari Perpres Nomor 49 tahun 2017 yang menugaskan perseroan untuk membangun prasarana depo, dari sebelumnya hanya mengerjakan konstruksi jalur layang, stasiun, dan fasilitas operasi.

Entus menyebut, LRT Jabodebek Fase II ini akan melanjutkan stasiun di Cibubur hingga stasiun di Bogor dengan jarak tempuh sekitar 18 kilometer. Sedangkan jarak keseluruhannya mencapai 40 kilometer.

Di samping, rencana meneruskan konstruksi LRT Jabodebek Fase II, Entus juga mengungkapkan bahwa perseroan bakal menggarap proyek Malolos-Clark Railway di Filipina dengan nilai kontrak yang sudah di tangan sebesar Rp 3,5 triliun.

"Baru mau kontrak. Nilai yang sudah ada ini Rp 3,5 triliun untuk satu paket yang pertama ini. Kita keluar negeri memang yang secara potensi kira-kira kita bisa," ujarnya.

Pertimbangan perseroan menggarap proyek LRT di Filipina ini karena dari sisi keuangan relatif aman dan sumber pendanaan konstruksinya berasal dari Asian Development Bank (ADB). Sedangkan untuk lahan ditanggung oleh pihak Filipina.

Di proyek kereta di Filipina itu, perseroan berkolaborasi dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) di mana ADHI memegang porsi sebesar 51%. "ADHI akan terus mengembangkan kompetensi di sektor infrastruktur perkeretaapian," tutup Entus. (mwd)


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia