HM Sampoerna (HMSP) Raup Laba Bersih Rp 2,16 T
JAKARTA, investor.id - PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) atau HM Sampoerna membukukan penjualan bersih Rp 26,96 triliun pada kuartal I-2023, naik 3% dari periode sama tahun lalu Rp 26,16 triliun.
Rincian penjualan adalah ekspor Rp 127,29 miliar. Sementara lokal terdiri dari sigaret kretek mesin Rp 17 triliun, sigaret kretek tangan Rp 7,27 triliun, sigaret putih mesin Rp 2,01 triliun, sigaret putih tangan Rp 260,75 miliar, dan lainnya Rp 279,70 miliar.
Dalam laporan keuangan per 31 Maret 2023, perseroan mencatatkan beban pokok penjualan Rp 22,10 triliun. Juga meningkat secara year on year (yoy) dari Rp 21,9 triliun. Laba kotor HM Sampoerna ikut terungkit dari Rp 4,26 triliun menjadi Rp 4,85 triliun.
Perusahaan tembakau ini membukukan beban penjualan Rp 1,58 triliun, beban umum dan administrasi Rp 672,44 miliar, penghasilan keuangan Rp 148,1 miliar, biaya keuangan Rp 12,24 miliar, bagian atas hasil bersih entitas asosiasi Rp 2,09 miliar, penghasilan lain-lain Rp 59,98 miliar, dan beban lain-lain Rp 6,82 miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan Rp 2,78 triliun di mana beban pajak penghasilan Rp 625,95 miliar. Karena itu, HM Sampoerna meraup laba periode berjalan Rp 2,16 triliun, tumbuh 12,8% dari kuartal I-2022 Rp 1,91 triliun.
Per 31 Maret 2023, laba per saham dasar dan dilusian Rp 19. Sementara periode yang sama tahun lalu Rp 16.
Jumlah aset sampai dengan akhir Maret tahun ini Rp 52,65 triliun dari per 31 Desember 2022 Rp 54,78 triliun, liabilitas turun dari Rp 26,61 triliun ke Rp 22,30 triliun, serta ekuitas meningkat ke Rp 30,34 triliun dari Rp 28,17 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






