Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Ngegas

Penulis : Zsazya Senorita
3 Mei 2023 | 07:55 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Perseroan)
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) membukukan laba bersih US$ 458,04 juta atau Rp 6,75 triliun (kurs Rp 14.747) yang dicapai pada kuartal I-2023. Jumlah ini lebih tinggi 14,49% dari perolehan kuartal I-2022 senilai US$ 400,07 juta.

Sementara, pendapatan usaha perseroan melesat 50% (yoy) jadi US$ 1,83 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir menjelaskan, peningkatan ini masih didorong kenaikan rata-rata harga jual (ASP) batu bara yang kali ini sekitar 17% (yoy).

“Kami senantiasa mencapai kinerja operasional maupun finansial. Volume produksi maupun penjualan meningkat dan menopang laba inti, yang naik 11% menjadi U$ 538 juta,” jelas pria yang kerap disapa Boy Thohir tersebut dikutip Rabu (3/5/2023).

ADVERTISEMENT

Pendapatan dari penjualan batu bara metalurgi meliputi 14% pendapatan pertambangan Adaro pada kuartal pertama. Adapun volume produksi perseroan periode ini mencapai 15,69 juta ton yang naik 29% (yoy). Dalam waktu yang sama, perusahaan berhasil menjual 15,72 juta ton batu bara atau naik 29% dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

Boy menegaskan, pihaknya tetap fokus pada efisiensi dan keunggulan operasional agar tetap bertahan sebagai mitra yang andal bagi para pelanggan, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Karena harga bersifat fluktuatif, kami selalu menekankan keunggulan operasional dan disiplin biaya, dengan dukungan model bisnis yang terintegrasi,” imbuh dia.

Seiring kenaikan pendapatan, Adaro mencatatkan beban pokok pendapatan US$ 1,07 miliar pada kuartal pertama yang meningkat 73% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan. Lonjakan ini disebabkan naiknya beban royalti PT Adaro Indonesia (AI), volume, maupun ASP dibandingkan periode sama tahun lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia