Demi Dividen Rp 6.185, Saham United Tractors (UNTR) telah Anjlok 19,46%
JAKARTA, investor.id – Demi mendapatkan dividen dari PT United Tractors Tbk (UNTR) senilai Rp 6.185 per saham, harga saham UNTR tergerus sebanyak 19,46% dari Rp 31.075 menjadi Rp 25.025 dalam tiga hari terakhir.
Bahkan berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham UNTR mencatatkan penurunan hingga auto reject bawah (ARB) dalam tiga hari beruntun. Harga saham UNTR telah turun Rp 6.050 sejak cum dividen berakhir hingga hari ini.
Per Rabu (3/5/2023), saham UNTR ditutup ARB dengan penurunan Rp 1.875 (6,97%) menjadi Rp 25.025. Penurunan hingga ARB telah melanda saham ini selama tiga hari berturut-turut.
Manajemen United Tractors sebelumnya mengumumkan pembagian dividen tahun buku 2022 senilai Rp 7.003. Dividen tersebut terdiri atas dividen interim Rp 818 yang sudah dibayarkan dan dividen final Rp 6.185 yang dibayarkan pada 12 Mei 2023. Sedangkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi telah berakhir 27 April 2023.
Sementara itu, hingga kuartal I-2023, perusahaan distributor tunggal alat berat merek Komatsu di Indonesia ini berhasil menjual 1.791 unit Komatsu atau naik 5,72% dibanding periode sama tahun lalu 1.694 unit.
Kenaikan penjualan tersebut mengerek pangsa pasar Komatsu menjadi 32% di industri alat berat nasional. Kontribusi penjualan alat berat Komatsu diperoleh dari empat sektor, yakni pertambangan, kehutanan, konstruksi, dan agribisnis. Sepanjang tiga bulan pertama 2023, kontribusi terbesar penjualan Komatsu berasal dari sektor pertambangan.
Sedangkan laba bersih periode berjalan United Tractors melambung 24% dari Rp 4,71 triliun menjadi Rp 5,86 triliun hingga kuartal I-2023. Keaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 27,97 triliun menjadi Rp 34,88 triliun.
Sebelumnya, Trimegah Sekuritas merevisi turun target harga saham UNTR dari semula Rp 40 ribu menjadi Rp 34 ribu per saham. Penurunan target tersebut mempertimbangkan proyeksi laba bersih tahun ini di bawah realisasi tahun 2022.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






