Jumat, 15 Mei 2026

Net Sell Rp 131,11 Miliar, Investor Asing Lepas Saham Berikut

Penulis : Parluhutan Situmorang
3 Mei 2023 | 17:28 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di depan layar pergerakan saham, Gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pengunjung berada di depan layar pergerakan saham, Gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id – Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 131,11 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/5/2023), ditutup kembali melemah 50,58 poin (0,74%) menjadi 6.812,72.

Net sell terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 221,61 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 113,25 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 80 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 53,01 miliar, dan PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp 34,64 miliar.

Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 194,37 miliar, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 181,54 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 65,16 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 32,51 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 27,88 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi melemah 1,45%, sektor material dasar 1,09%, sektor industri 1,33%, dan transportasi 1,16%. Sedangkan penguatan melanda saham sektor properti 0,46%, sektor konsumer primer 0,27%, dan sektor konsumer non primer 1,17%.

Meski IHSG kembali terjerembap, beberapa saham ini berhasil menorehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) yang naik Rp 102 (25%) menjadi Rp 510 dan PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE) naik Rp 50 (24,51%) menjadi Rp 254.

Penguatan tajam juga melanda saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) yang naik Rp 125 (22,73%) menjadi Rp 675, PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) naik Rp 8 (9,88%) menjadi Rp 89, dan PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) naik Rp 7 (9,46%) menjadi Rp 81.

Sebaliknya, pelemahan signifikan melanda saham berikut, yaitu saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Smart Tbk (SMAR), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Indo Straits Tbk (PTIS), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia