Jumat, 15 Mei 2026

Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Memerah

Penulis : Indah Handayani
5 Mei 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
ilustrasi bursa saham Eropa
Sumber; Antara
ilustrasi bursa saham Eropa Sumber; Antara

LONDON, investor.id - Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis kompak memerah pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat (4/5/2023), berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya.

Dikutip dari Antara, saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London berkurang 85,73 poin (1,10%) menjadi menetap di 7.702,64 poin.

Indeks FTSE 100 terangkat 15,34 poin (0,20%) menjadi 7.788,37 poin pada Rabu (3/5/2023). Setelah merosot 97,54 poin (1,24%) menjadi 7.773,03 poin pada Selasa (2/5/2023). Meningkat 38.99 poin (0,50%) menjadi 7.870,57 poin pada Jumat (28/4/2023). Pasar saham London ditutup pada Senin (1/5/2023) untuk libur Hari Buruh.

ADVERTISEMENT

Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.

Sedangkan saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt tergerus 0,82 poin (0,51%) menjadi menetap di 15.734,24 poin.

Indeks DAX 40 bangkit 88,12 poin (0,56%) menjadi 15.815,06 poin pada Rabu (3/5/2023). Setelah terpangkas 195,44 poin (1,23%) menjadi 15.726,94 poin pada Selasa (2/5/2023). Naik 121,93 poin (0,77%) menjadi 15.922,38 poin pada Jumat (28/4/2023). Pasar saham Jerman ditutup pada Senin (1/2/2023) untuk libur Hari Buruh.

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 17 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 23 saham lainnya mengalami kerugian.

Zalando SE, sebuah perusahaan yang menyediakan penjualan aksesoris fesyen secara daring menjadi top loser diantara saham blue chips. Dengan harga sahamnya anjlok 7,02% memperpanjang kerugian sesi sebelumnya.

Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 63,06 poin (0,85%) menjadi menetap di 7.340,77 poin.

Indeks CAC 40 terkerek 45,82 poin (0,62%) menjadi 7.429,02 poin pada Rabu (3/5/2023). Setelah anjlok 108,30 poin (1,45%) menjadi 7.383,20 poin pada Selasa (2/5/2023). Naik 7,66 poin (0,10%) menjadi 7.491,50 poin pada Jumat (28/4/2023). Pasar saham Paris ditutup pada Senin (1/5/2023) untuk libur Hari Buruh.

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya tujuh saham yang berhasil meraih keuntungan, sementara 33 saham lainnya mengalami kerugian.

Teleperformance SE, sebuah perusahaan yang menawarkan layanan manajemen hubungan pelanggan dan melakukan program untuk menarik pelanggan baru, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 7,24%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia