Jumat, 15 Mei 2026

Harga Komoditas Turun, Saham-Saham Nikel Berguguran

Penulis : Zsazya Senorita
6 Mei 2023 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Penambangan nikel di Indonesia. ( Foto ilustrasi: AFP)
Penambangan nikel di Indonesia. ( Foto ilustrasi: AFP)

Di sisi lain, tertekannya harga nikel menurut dia, saat ini dipengaruhi kelebihan pasokan stainless steel secara global. “Tetapi sebenarnya ketika suplai meningkat, nanti akan tercipta permintaan yang meningkat juga, ditambah kebutuhan teknologi EV secara global, prospeknya positif jangka panjang,” ujar Nafan kepada Investor Daily.

Optimisme ini diyakini terjadi pada saham di bisnis berbasis nikel karena komoditas ini dinilai strategis, sebagai salah satu sumber daya alam yang banyak dimiliki Indonesia.

Nafan melihat, pemerintah terus berkomitmen menjalankan hilirisasi dengan mendorong pengembangan smelter untuk meningkatkan produksi nikel dalam negeri. Mirae Sekuritas Indonesia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang melarang ekspor nikel mentah.

ADVERTISEMENT

Dengan begitu, dia tidak menganggap isu pemotongan insentif pajak pada investasi nikel kualitas rendah sebagai dalang merosotnya harga saham nikel. “Pemerintah justru memberi insentif berupa tax holiday kepada perusahaan nikel yang menciptakan ekosistem berbasis EV dalam negeri dan punya nilai tambah sehingga mendorong percepatan hilirisasi,” sambung dia.

Khusus harga saham INCO, menurut analisis teknikal Nafan, trennya masih naik atau sangat bagus dengan target harga Rp 7.600 sehingga layak dipertimbangkan untuk akumulasi.

Sementara, untuk MBMA dan NCKL, Nafan melihat pergerakan sahamnya mengalami bearish consolidation. Sehingga investor disarankan bersikap wait and see sambil menanti net positive price action selanjutnya.

Optimistis

Merespons isu tersebut, Chief Financial Officer Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengaku optimistis harga nikel akan kembali naik. Menurut analisis perusahaan, harga nikel dipercaya tidak akan turun di bawah US$ 20.000 per ton berdasarkan kondisi pasar saat ini.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia