Raup Dana Rp 155 Miliar, Era Media (DOOH) Ungkap Penggunaannya
JAKARTA, Investor.id – PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau yang dikenal dengan brand SSPACE berhasil meraup dana segar Rp 155 miliar dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan teknologi programmatic advertising dan perluasan pasar global.
Direktur Utama DOOH Doni Teguh Pribadi mengatakan, perseroan akan merealisasikan pengembangan aplikasi untuk menyatukan permintaan dan suplai dengan owner media lain. Dengan begitu, perseroan berharap dapat berkolaborasi menjadi satu platform media advertising.
”Selain itu dana dari IPO saham ini akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja dan juga pembelian aset,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (8/5/23).
Melalui IPO saham ini, dia mengatakan, DOOH berencana untuk menambah aset media yang dimiliki dengan pengembangan programmatic advertising yang menunjang perkembangan bisnis perusahaan ke depan dalam menghadapi persaingan industri periklanan secara global.
DOOH optimis dapat memperluas basis klien untuk periklanan di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang mulai pulih pasca pandemi. Apalagi perseroan merupakan satu-satunya perusahaan media periklanan yang memiliki layanan Guaranteed Return on Ad Spend (ROAS) yang dapat memberikan kepastian penjualan bagi para pemilik Brand.
Strategi penempatan iklan ini menggabungkan saluran media online dan offline dengan menggunakan teknologi yang selanjutnya akan didistribusikan ke media yang berlokasi strategis dan dapat diukur efektivitasnya.
“Kami sangat optimis dengan perkembangan industri periklanan dan perusahaan ke depan, terlebih lagi dengan jumlah aset media serta skema beriklan Guaranteed Return on Ad Spend (ROAS) yang kami miliki, kami yakin dapat membantu berbagai brand dalam mengoptimalkan budget periklanan yang mereka miliki dan memberikan kinerja penjualan yang terukur," ujarnya.
Dia menambahkan, perseroan telah mengantongi beberapa nama klien besar yang menjadi pelanggan sebagian besar berfokus pada FMCG mulai dari Pertamina, Mandiri, Mayora, Bintang Toedjoe, Kapal Api, Telkom dan sebagainya. Perseroan juga bekerjasama dengan segmen transportasi seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan akan masuk pada segmen Bus, pesawat dan transportasi lainya.
DOOH beroperasi sejak 2021 dan memulai aktivitas operasional sebagai agensi periklanan dengan lebih dari 300 aset media dan sejak tahun 2022 perusahaan telah bertransformasi menjadi perusahaan media owner. Perusahaan telah membukukan laba bersih Rp 5,3 Miliar per September 2022 atau melesat 23%, dibandingkan periode September 2021.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


