Jumat, 15 Mei 2026

Kuartal I, Satyamitra (SMKL) Cetak Laba Bersih Rp 15,82 Miliar

Penulis : Zsazya Senorita
10 Mei 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL)
PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL)

JAKARTA, investor.id - Produsen kotak karton bergelombang, PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mencetak laba bersih Rp 15,82 miliar pada kuartal I-2023, turun 52,3% dibanding periode sama tahun laluRp 33,16 miliar. Sedangkan total penjualan juga tercatat turun 14,86% (yoy) menjadi Rp 499,39 miliar periode ini.

Di sisi lain, penjualan kotak pracetak (preprint boxes) perseroan meningkat 33,6% (yoy) menjadi Rp 99,1 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Peningkatan signifikan dari produk yang menyumbang 19,8% dari pendapatan perseroan tersebut, diperoleh berkat kontrak pembuatan kemasan untuk klien baru.

“Karena tambahan pesanan dari klien baru dimulai bulan Februari, maka kuartal pertama 2023 belum ada kontribusi signifikan. Ketika kuartal berikutnya yang berlangsung tiga bulan penuh, kami akan mencatatkan penjualan kotak pracetak yang lebih tinggi,” jelas Direktur Penjualan Satyamitra Kemas Lestari (SMKL) Herryanto Setiono Hidayat, Selasa (9/5/2023).

ADVERTISEMENT

Klien baru dimaksud merupakan produsen global merek ternama yang sudah mulai dikerjakan sejak awal Februari 2023. Perusahaan yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton (kertas cokelat) ini, menyediakan berbagai produk, termasuk kotak cetak offset, kotak pracetak, dan kotak handphone.

Sementara, berkat penurunan beban pokok penjualan sebesar 15,6% (yoy) menjadi Rp 415,99 miliar, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan laba bruto sebesar 3% (yoy) menjadi Rp 83,4 miliar.

Untuk mengejar total pertumbuhan penjualan tahun ini, Satyamitra Kemas Lestari akan mengoptimalkan kelebihannya sebagai produsen kemasan berbahan baku karton hasil daur ulang yang ramah lingkungan untuk meraih pasar yang lebih besar.

“Ada juga pengakuan berupa sertifikasi atas upaya pengembangan bisnis berkelanjutan perseroan yaitu Forest Stewardship Council (FSC),” sambung Herryanto.

Terus meningkatnya tren kesadaran masyarakat akan pentingnya produk ramah lingkungan diyakini akan memberikan keuntungan tersendiri bagi upaya peningkatan penjualan produk perseroan. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia