Jumat, 15 Mei 2026

Harga Daging Ayam Naik, Begini Dampaknya bagi Saham CPIN dan JPFA

Penulis : Parluhutan Situmorang
29 Mei 2023 | 08:47 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bisnis unggas. (Foto: WMUU)
Ilustrasi bisnis unggas. (Foto: WMUU)

JAKARTA, investor.id –  Kenaikan harga jual daging ayam dalam beberapa pekan terakhir menjadi sinyal positif terhadap kinerja keuangan dan harga saham emiten sektor unggas. Namun, belum pulihnya daya beli masyarakat masih menjadi tantangan sektor ini.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga jual daging ayam telah naik 18% sepanjang Mei 2023 berjalan di Jawa Barat. Kenaikan tersebut kemungkinan menjadi faktor penguatan harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dalam beberapa hari terakhir,” tulis RHB Sekuritas dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kinerja keuangan emiten unggas sepanjang kuartal I-2023 berada di bawah ekspektasi akibat penurunan harga jual daging ayam dan anak ayam usia sehari (DOC). Namun, kondisi berbeda memasuki kuartal II-2023.

Emiten unggas, menurut RHB, juga bakal didukung oleh berlanjutnya program pemusnahan induk ayam (culling program) pada 19 April-3 Juni 2023. Program tersebut diharapkan membuat kondisi pasar lebih stabil dengan pengurangan pasokan.

Sedangkan sentimen negatif terhadap sektor ini datang dari kenaikan harga pembelian jagung dalam beberapa pekan terakhir. Daya beli masyarakat juga relatif belum terlalu pulih, sehingga berimbas terhadap peningkatan volume penjualan.

Meski kondisi pasar unggas masih menghadapi beberapa tantangan, RHB Sekuritas menyebutkan bahwa saham CPIN dan JPFA kini telah ditransaksikan di bawah valuasinya. Hal ini menjadikan kedua saham tersebut masih layak dicermati dengan pilihan teratas saham JPFA.

RHB merekomendasikan beli saham JPFA dengan target harga Rp 1.600. Sedangkan rekomendasi saham CPIN juga dipertahankan beli dengan target harga Rp 5.900.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia