Jumat, 15 Mei 2026

Bali Towerindo (BALI) Bakal Terbar Dividen Rp 127 Miliar

Penulis : Muawwan Daelami
1 Jun 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Bali Towerindo. Foto: Perseroan
Bali Towerindo. Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) bakal tebar dividen sebesar Rp 127 miliar atau setara Rp 32,34 per saham. Hal itu telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

Berdasarkan laporan konsolidasian tahun 2022, emiten penyedia infrastruktur menara telekomunikasi ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 212,08 miliar sehingga rasio dividen (dividen payout ratio/DPR) setara 60% dari laba bersih.

Adapun dana sisanya, RUPT perseroan memutuskan untuk tidak menyisihkannya sebagai cadangan. Sebab, dana cadangan sebesar minimal 20% dari modal sudah terpenuhi.

ADVERTISEMENT
Bali Towerindo (BALI) Bakal Terbar Dividen Rp 127 Miliar
PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI)

Perihal pembayaran dividen, perseroan tergolong konsisten. Pada tahun buku 2021 misalnya, RUPST BALI yang berlangsung pada 1 Juli 2022 lalu menyepakti pembagian dividen sebesar Rp 122,56 miliar, setara Rp 31,15 per saham dengan rasio dividen 65% dari laba bersih 2021 sejumlah Rp 188,53 miliar.

Direktur Utama Bali Towerindo Sentra (BALI) Jap Owen Ronadhi menyampaikan, alokasi penggunaan laba bersih tahun 2022 sebagai dividen merupakan wujud komitmen perusahaan yang ingin memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

"Kami berkomitmen membagikan dividen sebagai nilai tambah bagi pemegang saham seiring dengan pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan yang melaju positif," katanya dalam Paparan Publik di Jakarta, Rabu (31/5/2023).

Jap menambahkan, pembagian dividen tersebut juga sudah mempertimbangkan keuntungan atau saldo laba positif tahun fiskal dan kewajiban perusahaan untuk mengalokasikan dana cadangan sesuai aturan yang berlaku dan kondisi keuangan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia