Jumat, 15 Mei 2026

Minyak Terkerek di Atas 2%, Ditopang Dua Sentimen Positif Ini

Penulis : Indah Handayani
3 Jun 2023 | 10:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak
Sumber: Antara
Ilustrasi harga minyak Sumber: Antara

NEW YORK, investor.id - Harga minyak mentah berjangka terkerek di atas 2% sehingga memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Jumat (2/6/2023). Ditopang dua sentiment positif.

Keduanya adalah Kongres Amerika Serikat (AS) meloloskan kesepakatan plafon utang yang mencegah gagal bayar di konsumen minyak terbesar di dunia. Ditambah lagi, data pekerjaan memicu harapan untuk kemungkinan jeda dalam kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Dikutip dari Antara, Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli bertambah US$ 1,64 (2,34%) menjadi menetap di US$ 71,74 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus terangkat US$ 1,85 (2,49%) menjadi ditutup pada US$ 76,13 per barel di London ICE Futures Exchange.

ADVERTISEMENT

Penutupan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 26 Mei untuk WTI dan 29 Mei untuk Brent. Untuk minggu ini, kedua kontrak turun sekitar 1,0 %, kerugian mingguan pertama mereka dalam tiga minggu terakhir.

Baik Senat AS maupun Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan undang-undang untuk menangguhkan plafon utang pemerintah AS hingga 1 Januari 2025, yang pada dasarnya menghilangkan ketidakpastian seputar kemungkinan gagal bayar utang AS.

Selain itu, Amerika Serikat menambahkan 339 ribu penggajian non-pertanian pada Mei, lebih tinggi dari perkiraan konsensus 190 ribu dan 294 ribu pada April, menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada Jumat (2/6/2023).

Harga minyak mentah berakhir dengan kuat minggu ini setelah laporan pekerjaan AS menunjukkan ekonomi belum siap menuju resesi, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, pemasok layanan perdagangan daring multi-aset.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia