XL Axiata (EXCL) Realisasikan Capex Rp 1,4 Triliun
“Jaringan BTS perseroan sudah punya tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik mencapai 55% (fiberized),” tutur Gede.
Sementara itu, penyediaan jaringan 5G saat ini masih terbatas di beberapa lokasi dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan pengenalan teknologi jaringan terbaru bagi masyarakat. Sedangkan khusus untuk BTS 3G XL Axiata saat ini jumlahnya sudah sangat sedikit hanya tinggal menyisakan sekitar 1.252 unit per akhir Maret 2023.
Rencana Ekspansi
Gede melanjutkan, untuk tahun 2023 dan ke depan, XL Axiata masih akan terus membangun dan mengembangkan, jaringan khususnya di wilayah luar Jawa. Hal ini perlu dilakukan sebagai dukungan terhadap program pemerintah untuk pemerataan penyediaan jaringan telekomunikasi di luar wilayah pulau Jawa.
“Untuk tahun 2023 ini, XL Axiata mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 8 triliun, di mana mayoritas akan digunakan untuk mendukung ekpansi jaringan, digitalisasi, dan juga TI sebagai upaya untuk terus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” tutur Gede Darmayusa.
Sebelumnya, dia juga telah menyampaikan bahwa sebagian besar capex tersebut akan digunakan untuk membangun jaringan (network). “Seperti biasa, 70% buat network. Kita juga memperkuat IT services kita, sehingga network dan IT itu combine 85% dan yang lain-lain 15%,” tutur Gede.
XL Axiata diakuinya mengalokasikan besaran capex tahun ini yang lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp 9 triliun. Walaupun begitu, ambisi pembangunan jaringan perseroan jauh lebih besar dibandingkan tahun 2022.
“Artinya, dengan kerja sama yang baik dan negosiasi yang baik bersama dengan partner, kami akan tetap bisa mengembangkan network walaupun dengan capex yang lebih kecil,” jelasnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



