Jumat, 15 Mei 2026

Segmen Non Batu Bara Saratoga (SRTG) Bakal Kuat, Mirae Pasang Target Harga Segini

Penulis : Indah Handayani
7 Jun 2023 | 11:00 WIB
BAGIKAN
Saratoga (SRTG)
Saratoga (SRTG)

JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas menilai segmen non batu bara PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) bakal tumbuh kuat. Mengingat, sebelumnya Saratoga telah melakukan investasi yang agresif. Untuk itu, Mirae memulai inisiasi pada SRTG dengan rekomendasi trading buy dan memasang target harga SRTG. Berapakah itu?   

Analis Mirae Rut Yesika Simak menilai, SRTG berdasarkan NAV-nya, penting untuk menekankan strategi investasinya yang diharapkan akan menyalurkan nilai modal sebesar US$ 100-150 juta per tahun ke beberapa investasi baru serta menambahkan portofolio yang sudah ada.

Meskipun terjadi lonjakan signifikan dalam kapitalisasi pasar ADRO dan MDKA selama booming komoditas sebelumnya, Rut mengatakan SRTG diharapkan akan menggeser fokusnya ke sektor-sektor non-karbon, yaitu Teknologi Digital, Kesehatan, Logistik, dan Energi Hijau, untuk mendiversifikasi portofolio investasinya.

ADVERTISEMENT

Menurut Rut, berkat generasi kas yang kuat, termasuk dividen dari ADRO dan MPMX, serta divestasi TBIG ke BDIA, total utang SRTG telah turun secara signifikan menjadi Rp 686 miliar pada kuartal I-2023 dari Rp 1,5 triliun pada kuartal IV-2022. “Utang bersih telah menurun sebesar 88,1% (year on year/YoY) menjadi hanya Rp 354 miliar,” tulis Rut dalam risetnya, Rabu (7/6/2023). 

Tidak hanya itu, lanjut Rut, rasio Loan-to-Value (LTV) turun menjadi hanya 0,6% pada Kuartal I-2023 dari 4,7% pada Kuartal I-2022. “Kami berharap bahwa kondisi neraca yang membaik secara signifikan ini dapat meningkatkan kemampuan SRTG dalam menyalurkan investasi dan pembagian dividen,” tambah Rut.

Lebih lanjut Rut mengatakan, penurunan yang diantisipasi sebesar 21% YoY dalam proyeksi pendapatan dividen SRTG menjadi hanya Rp 2 triliun tahun ini, karena efek high base dari harga batu bara ADRO tahun lalu. Ia menilai, hal itu, sudah tercermin dalam pergerakan harga sahamnya saat ini, yang cenderung menurun dalam periode year to date/YTD.   

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia