SKBM Seriusi Pasar Domestik, Manfaatkan Eksibisi di Tanah Air
JAKARTA, Investor.id - Dari total pendapatan usaha sebesar Rp 3.802,30 miliar, emiten produsen makanan beku dengan spesialisasi produk udang, ikan PT Sekar Bumi Tbk mencatatkan pertumbuhan penjualan di pasar domestik hingga 40% year on year di tahun 2022.
Untuk terus meningkatkan porsi jualan di pasar lokal, emiten berkode bursa SKBM ini pun mulai tekun hadir di ajang eksibisi di Tanah Air, sekaligus memperkuat branding dan memberikan experience pada konsumen untuk menikmati makanan beku berbasis ikan laut.
“Kita selama ini fokus ke pasar ekspor, dan dengan beroperasinya pabrik baru kami di Tangerang pada 2019, kita mulai serius menggarap pasar domestik untuk processed food berbasis ikan,” kata Direktur PT Sekar Bumi Tbk Howard Ken Lukmito, Rabu (14/6/2023).
Kendati baru sekitar 4 tahun menekuni pasar domestik, perseroan kata Howard mampu meningkatkan penjualan. Memang, porsi dibandingkan dengan produk yang diekspor masih relatif kecil, di bawah 10%. “Penjualan domestik terus meningkat, tapi penjualan ekspor juga tetap meningkat, sehingga porsi domestik dibanding ekspor masih belum terlihat signifikan,” ujarnya.
Nah, keseriusan SKBM untuk penetrasi pasar domestik terlihat dengan kehadirannya di sejumlah eksibisi besar domestik. Kali ini SKBM ikut meramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2023, yang digelar mulai hari ini 14 Juni hingga 16 Juli. Menempati booth khusus di samping Gedung Hall D open Space Pekan Raya Jakarta (PRJ), SKBM menghadirkan brand Mitraku dengan aneka produk makanan olahan hasil laut seperti ikan dan udang, yang dikemas sebagai produk makanan siap saji dan beku. Sekadar informasi, brand Mitraku menjadi andalan SKBM untuk merengkuh pasar lokal.
“Ajang PRJ ini merupakan sarana B to C, (menjual) direct ke konsumen. Kita keluarkan brand Mitraku ke konsumen seperti ibu rumah tangga. Kita tidak menargetkan angka penjualan di sini, tapi lebih ke branding, tapi kami punya kesempatan untuk memberikan experience pada konsumen untuk menikmati makanan olahan yang beragam, sea food itu harus disajikan variety,” tuturnya.
Di booth SKBM, pengunjung dapat makan sepuasnya produk Mitraku dan Bumifood dengan hanya membayar Rp 35.000. Pengunjung dapat merasakan sensasi makanan siap saji seperti dumpling aneka rasa, aneka bakso, aneka, aneka gorengan yang disajikan dalam bentuk kuah, kukus, goreng dengan beragam saus, sembari menjajal keseruan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).
Menurutnya, selain memperkenalkan produk terbaru, kehadiran SKBM di Jakarta Fair adalah sekaligus untuk mengedukasi dan mendemonstrasikan mudahnya menghidangkan produk Mitraku sebagai makanan bergizi dan lezat untuk keluarga.
Ke depan, kata Ken, SKBM akan konsisten hadir pada eksibisi-eksibisi pangan di Tanah Air untjuk meningkatkan branding, sekaligus penetrasi pasar lokal.
Sepanjang tahun 2022, emiten berkode bursa SKBM ini mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 3.802,30 miliar. Jumlah ini lebih rendah 1,18% dibandingkan pendapatan perseroan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3.847,89 miliar. Meski demikian, perusahaan berhasil membukukan gross profit sebesar Rp 613,28 miliar.
“Angka ini naik sekitar 15,47% dibandingkan gross profit tahun 2021 yang sebesar Rp 531.09 miliar,” kata Direktur PT Sekar Bumi Tbk Howard Ken Lukmito dalam paparan secara daring, Jumat (9/6/2023).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

