Jumat, 15 Mei 2026

SKBM Seriusi Pasar Domestik, Manfaatkan Eksibisi di Tanah Air

Penulis : Fajar Widhiyanto
14 Jun 2023 | 22:42 WIB
BAGIKAN
Direktur PT Sekar Bumi Tbk  Howard Ken Lukmito (kanan) dan GM Sales Marketing Adhitya Ardi di booth SKBM di PRJ, Rabu (14/6/2023).
Direktur PT Sekar Bumi Tbk Howard Ken Lukmito (kanan) dan GM Sales Marketing Adhitya Ardi di booth SKBM di PRJ, Rabu (14/6/2023).

JAKARTA, Investor.id - Dari total pendapatan  usaha sebesar Rp 3.802,30 miliar, emiten produsen makanan beku dengan spesialisasi produk udang, ikan PT Sekar Bumi Tbk mencatatkan  pertumbuhan penjualan di pasar domestik hingga 40% year on year di tahun 2022.

Untuk terus meningkatkan porsi jualan di pasar lokal, emiten berkode bursa SKBM ini pun mulai tekun hadir di ajang eksibisi di Tanah Air,  sekaligus memperkuat branding dan memberikan experience pada konsumen untuk menikmati makanan beku berbasis ikan laut.

“Kita selama ini fokus ke pasar ekspor, dan dengan beroperasinya pabrik baru kami di Tangerang pada 2019, kita mulai serius menggarap pasar domestik untuk  processed food berbasis ikan,” kata Direktur PT Sekar Bumi Tbk  Howard Ken Lukmito, Rabu (14/6/2023).

Kendati baru sekitar 4 tahun menekuni pasar domestik, perseroan kata Howard mampu meningkatkan penjualan. Memang, porsi dibandingkan dengan produk yang diekspor masih relatif kecil, di bawah 10%. “Penjualan domestik terus meningkat, tapi penjualan ekspor juga tetap meningkat, sehingga porsi domestik dibanding ekspor masih belum terlihat signifikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Nah, keseriusan SKBM untuk penetrasi pasar domestik terlihat dengan kehadirannya di sejumlah eksibisi besar domestik. Kali ini SKBM ikut meramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2023, yang digelar mulai hari ini 14 Juni hingga 16 Juli.  Menempati booth khusus di samping Gedung Hall D open Space Pekan Raya Jakarta (PRJ), SKBM menghadirkan brand Mitraku dengan aneka produk makanan olahan hasil laut seperti ikan dan udang, yang dikemas sebagai produk makanan siap saji dan beku. Sekadar informasi, brand Mitraku menjadi andalan SKBM untuk merengkuh pasar lokal.

“Ajang PRJ ini merupakan sarana B to C, (menjual) direct ke konsumen. Kita keluarkan brand Mitraku ke konsumen  seperti ibu rumah tangga. Kita tidak menargetkan angka penjualan di sini, tapi lebih ke branding, tapi kami punya kesempatan untuk memberikan experience pada konsumen untuk menikmati makanan olahan yang beragam, sea food itu harus disajikan variety,” tuturnya.

Di booth SKBM, pengunjung dapat  makan sepuasnya produk Mitraku dan Bumifood dengan hanya membayar Rp 35.000. Pengunjung dapat merasakan sensasi makanan siap saji  seperti dumpling aneka rasa, aneka bakso, aneka, aneka gorengan yang disajikan dalam bentuk kuah, kukus, goreng dengan beragam saus, sembari menjajal keseruan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

Menurutnya, selain memperkenalkan produk terbaru, kehadiran SKBM di Jakarta Fair adalah sekaligus untuk mengedukasi dan mendemonstrasikan mudahnya menghidangkan produk Mitraku sebagai makanan bergizi dan lezat untuk  keluarga.

Ke depan, kata Ken, SKBM akan konsisten hadir pada eksibisi-eksibisi pangan di Tanah Air untjuk meningkatkan branding, sekaligus penetrasi pasar lokal.

Sepanjang tahun 2022, emiten berkode bursa SKBM ini  mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 3.802,30 miliar. Jumlah ini lebih rendah 1,18% dibandingkan pendapatan perseroan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3.847,89 miliar. Meski demikian, perusahaan berhasil membukukan gross profit sebesar Rp 613,28 miliar.

“Angka ini naik sekitar 15,47% dibandingkan gross profit tahun 2021 yang sebesar Rp 531.09 miliar,” kata Direktur PT Sekar Bumi Tbk  Howard Ken Lukmito dalam paparan secara daring, Jumat (9/6/2023).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia