Jumat, 15 Mei 2026

Harga minyak Perpanjang Kenaikan, Ditopang Membaiknya Prospek Permintaan Tiongkok

Penulis : Indah Handayani
17 Jun 2023 | 08:40 WIB
BAGIKAN
kilang minyak
kilang minyak

NEW YORK, investor.id - Harga minyak mentah memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Jumat (16/6/2023). Membukukan kenaikan mingguan, karena membaiknya permintaan Tiongkok. Serta, pemotongan pasokan OPEC+ mengangkat harga. Meskipun ada perkiraan pelemahan dalam ekonomi global dan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Dikutip dari Antara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli bertambah US$ 1,16 (1,64%) menjadi menetap di US$ 71,78 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus terangkat US$ 0,94 (1,24%) menjadi ditutup di US$ 76,61 per barel di London ICE Futures Exchange. Untuk minggu ini, Brent membukukan kenaikan mingguan sebesar 2,4% dan WTI naik 2,3%.

ADVERTISEMENT

Minyak telah naik minggu ini di tengah harapan meningkatnya permintaan Tiongkok. Throughput (tingkat pengolahan) kilang Tiongkok naik pada Mei ke rekor total tertinggi kedua dan CEO Kuwait Petroleum Corp memperkirakan permintaan Tiongkok akan terus meningkat selama paruh kedua.

Trader minyak terus menambah posisi beli untuk mengantisipasi permintaan minyak yang lebih tinggi yang timbul dari kebijakan dukungan Tiongkok.

Analis pasar senior di OANDA Edward Moya mengatakan, minyak menguat karena prospek fundamental jangka pendek tampaknya telah berubah, dengan premi diesel Eropa melonjak dan karena Tiongkok memberikan kuota impor minyak mentah besar-besaran, kata, pemasok jasa perdagangan daring multi-aset.

“Impor minyak mentah Tiongkok mungkin akan menjadi kuat setelah stimulus mengalir melalui ekonomi,” tambah Moya.

Sementara itu, analis pemasok informasi pasar FX Empire Vladimir Zernov mengaitkan kenaikan harga minyak dengan pengurangan produksi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya ditambah pemotongan tambahan oleh Arab Saudi pada Juli serta stimulus ekonomi Tiongkok.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia