Jumat, 15 Mei 2026

Banyak Sentimen di Pasar, Pemodal Bisa Cuan dari Saham-Saham Ini

Penulis : Ghafur Fadillah
18 Jun 2023 | 21:16 WIB
BAGIKAN
Karyawan berada di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Karyawan berada di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas dalam sepekan ke depan, dengan kisaran 6.644 hingga 6.756. Sentimen terkait perekonomian Amerika Serikat (AS) hingga perlambatan laju inflasi dalam negeri menjadi angin segar bagi pergerakan IHSG.

CEO Edvisor Praska Putrantyo mengatakan, pergerakan IHSG relatif flat dalam sepekan terakhir akibat pelemahan saham-saham di sektor barang konsumen primer, properti & real estat, serta keuangan khususnya bank-bank berkapitalisasi besar. Selain itu, kabar soal The Fed yang kemungkinan masih akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 2 kali hingga akhir tahun ini membuat pemodal khawatir.

“Tapi, sepekan ke depan, IHSG diperkirakan kembali menguat, meskipun relatif terbatas. Ada beberapa sentimen, yang pertama pasar menanti pidato Chairman The Fed Jerome Powell terkait kondisi ekonomi AS. Kedua, rilis suku bunga pinjaman Tiongkok yang diproyeksi turun. Ketiga, rilis kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia yang diperkirakan tetap di level 5,75%,” kata Praska kepada Investor Daily, yang dikutip pada Minggu (18/6/2023).

ADVERTISEMENT

Praska pun merekomendasikan pemodal untuk mengoleksi saham PGAS dengan target harga Rp 1.420, ANTM Rp 2.130, MPMX Rp 1.100, dan DSNG Rp 590.

Secara terpisah, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta juga mengemukakan, pelaku pasar akan mencermati pidato Chairman The Fed Jerome Powell. Pidato tersebut akan menjadi penentu kebijakan fiskal The Fed dan bakal berdampak pada pengambilan keputusan para investor.

“Kami menyoroti dan mencermati potensi hawkish stance oleh The Fed ke depan bahwa peluang untuk kenaikan suku bunga acuan pada Juli sangat besar,” tutur Nafan.

Dalam sepekan ke depan, dia memprediksi IHSG bullish dengan kisaran pergerakan pada level support 6.675-6.654 dan resistance 6.744-6.787. Beberapa saham yang direkomendasikan adalah ADRO, ASII, BBCA, BBNI, BMRI, BUKA, CPIN, ELSA, EMTK, EXCL, GOTO, dan SCMA. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia