Harga CPO Bervariasi Gara-gara Sentimen Ini
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives bervariasi pada perdagangan Senin (19/6/2023). Gara-gara sama kuatnya sentimen positif dan negatif yang mempengaruhi pelaku pasar.
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Senin (19/6/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Juli 2023 turun 19 Ringgit Malaysia menjadi 3.766 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Agustus 2023 terkoreksi 4 Ringgit Malaysia menjadi 3.762 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 menguat 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.762 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman Oktober 2023 bertambah 16 Ringgit Malaysia menjadi 3.754 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO November terkerek 19 Ringgit Malaysia menjadi 3.761 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Desember 2023 naik 19 Ringgit Malaysia menjadi 3.767 Ringgit Malaysia per ton.
Trader minyak sawit Daving Ng mengatakan, pergerakan harga CPO dipengaruhi oleh sentimen negatif dan positif yang sama kuatnya. Untuk sentimen positif datang dari tren bullish yang terjadi pada minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT).
Namun, lanjut dia, hal itu tertekan oleh sentimen negatif perlambatan ekspor CPO yang akan diumumkan pada pekan ini. Menyusul pelemahan pertumbuhan ekonomi di dunia yang terjadi belakangan ini.
“Kami melihat harga CPO bergerak pada support 3.500 Ringgit Malaysia dan resistance 3.900 Ringgit Malaysia,” ungkapnya dikutip dari Bernama.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






